Teror Bom

Romo Mikael Akui Ada Teror Bom, Tapi Bukan di Gereja Gembala Baik

Aparat kepolisian saat berjaga di Gereja Katolik Gembala Baik, Kota Batu.(miski)
Aparat kepolisian saat berjaga di Gereja Katolik Gembala Baik, Kota Batu.(miski)

MALANGVOICE – Pastur Kepala Paroki Gembala Baik, Romo Mikael Agung Kristi Putra, mengakui adanya teror bom terhadap tempat peribatan, Sabtu ,(14/1).

Namun, kata dia, teror melalui saluran telepon tersebut bukan ditujukam ke Gereja Katolik Gembala Baik.

“Bukan di sini (Gembala Baik), belum ada info pasti di gereja mana,” kata Romo Mikael, kepada MVoice.

Baca juga:

Keberadaan aparat kepolisian, lanjut dia, dalam rangka meningkatkan keamanan gereja.

“Ya, untuk antisipasi dan pengamanan saja,” ungkapnya melalui pesan WhatsApp.

Sebelumnya, Gereja Katolik Gembala Baik di Jalan Ridwan Kota Batu mendapat teror melalui saluran telepon, Senin (14/11), lalu. Penelepon mengaku akan meledakkan gereja sembari diiringi kalimat takbir sebanyak tiga kali.