Jelang Pilwali 2018 Kota Malang

Ribuan Peserta Haul Sewindu Gus Dur Saksikan Deklarasi Anton – Syamsul

Pasangan Anton - Syamsul Mahmud
Pasangan Anton - Syamsul Mahmud

MALANGVOICE – Pasangan kandidat Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, H Moch Anton – Syamsul Mahmud, mendeklarasikan diri pada Minggu (7/1). Ribuan warga menjadi saksi deklarasi pasangan yang diusung koalisi PKB – PKS ini.

Ribuan orang ini merupakan peserta Haul Sewindu Gus Dur dan Jalan Sehat Bersholawat yang digeber di kawasan Alun-alun Merdeka Kota Malang. Anton yang hadir langsung dengan tegas menyatakan kesiapannya bertarung dalam Pilwali 2018 ini.

Sebagai petahana, dia bertekad melanjutkan pembangunan yang selama ini sudah dilakukan. Bersama pasangan baru, yakni Syamsul, Anton optimis kembali mendapat amanah dari rakyat memimpin Kota Malang.

“Meski tanpa koalisi besar, kami tetap percaya bisa maju. Kami percaya kepada masyarakat. Apalagi pasangan saya ini Pak Syamsul berasal dari generasi milineal, usianya di bawah 45 tahun,” ujar Anton disambut tepuk tangan meriah.

Dia menegaskan, salah satu partai yang mengusungnya, yakni PKS, memberikan dukungan tanpa syarat apa pun. Ini dinilai sebagai bentuk kepercayaan yang tidak boleh disalahgunakan.

“Tanpa syarat ini merupakan sebuah kemajuan dalam politik dan demokrasi di Kota Malang,” imbuh suami Hj Dewi Farida Suryani itu.

Dalam kesempatan ini, Anton – Syamsul juga membacakan ikrar yang dibahas bersama PKB. Dia mengaku, di tempat itu pasangan Anton – Syamsul berdiri di hadapan Allah, Tuhan yang Maha Esa, di hadapan rakyat Kota Malang dan di depan jajaran pimpinan PKB menyatakan ikrar dengan sepenuh hati.

“Bahwa sebagai Kepala Daerah ke depan memiliki mandat untuk melayani rakyat. Tugas kami adalah mengurangi kemiskinan tentu di daerah Kota Malang, meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat dan memajukan daerah dalam mewujudkan. Kami berikrar menjalankan tugas ini,” lanjutnya.

Dia juga berjanji akan menjalankan tugas seadil-adilnya. Misi itulah yang diusung Anton dengan menggandeng Syamsul Mahmud. Sebab, pasangan yang dipilih ini tidak didapat secara asal-asalan.

“Ini sudah melalui berbagai proses panjang dan pertimbangan yang sangat matang,” tuntas pria yang juga menjabat Bendahara Umum DPC PKB Kota Malang tersebut.(Coi/Aka)