Kota Malang Memilih Pemimpin

Resmi, Perindo Alihkan Dukungan ke Paslon Sae

Nelly bersama Hary Tanoesoedibjo, Ridwan Hisjam dan Bung Edi memberi sinyal bersama memenangkan Sae. (istimewa)
Nelly bersama Hary Tanoesoedibjo, Ridwan Hisjam dan Bung Edi memberi sinyal bersama memenangkan Sae. (istimewa)

MALANGVOICE – DPD Partai Perindo Kota Malang akhirnya resmi ‘berbelok’ mendukung paslon Sae di Pilwali Kota Malang 2018. Dukungan ini diberikan seusai dapat pengarahan langsung dari Ketum Perindo, Hary Tanoesoedibjo (HT).

Ketua DPD Perindo Kota Malang, Laily Fitriyah Liza Min Nelly, menyampaikan, manuver mendukung paslon nomor urut 3 ini tidak berlangsung begitu saja. Dikatakannya, sejak awal pihaknya sudah berkomunikasi politik dengan tim Sae yang diusung partai Golkar dan Demokrat.

Terakhir, komunikasi tersebut dilakukan di kantor DPD Perindo Kota Malang yang dihadiri langsung anggota DPR RI, Ridwan Hisjam dan Ketua DPD Golkar Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, yang sekaligus mencalonkan diri sebagai wakil wali kota, Minggu, (10/6).

“Memang sudah ada komunikasi dengan tim Sae sejak awal. Akhirnya hari ini resmi setelah ada restu dari HT,” kata Nelly usai mengadakan pertemuan dengan Ketum Perindo, HT, Ridwan Hisjam dan Sofyan Edi di Jakarta, Rabu (13/6).

Sebelumnya Perindo memberikan dukungan ke paslon nomor urut 2, Anton – Syamsul. Dengan beralihnya dukungan, Nelly otomatis sudah berpamitan pada paslon yang mempunyai slogan Asik tersebut.

“Saya sudah berpamitan dan minta maaf kepada tim Asik karena mengalihkan dukungan. Kami (Perindo) tunduk pada perintah DPP. Yang jelas semua tujuannya untuk Kota Malang,” ujar Nelly.

“Setelah komunikasi dengan tim Asik itu Alhamdulillah mereka legowo. Kami berusaha melakukan politik santun. Ke Pak Syamsul pun saya pribadi langsung menghubungi beliau,” ia melanjutkan.

Setelah adanya rekomendasi mendukung Sae, DPD Perindo Kota Malang praktis langsung akan membantu bagaimana pasangan Sutiaji – Sofyan Edi menang dalam Pilwali Kota Malang 2018.

“Kami berupaya akan all out memenangkan Sae. Sekali lagi, semua ini untuk pertimbangan memajukan Kota Malang,” harap wanita sekaligus tokoh masyarakat ini.(Der/Aka)