MALANGVOICE- Erfastino Reynaldi Malawat muncul ke publik setelah mendapat kabar dirinya dipolisikan Intan Anggraeni. Wanita asal Polehan itu melaporkan Reynaldi alias Rere ke Polresta Malang Kota pada Rabu (8/4) atas dugaan pemalsuan identitas.
Laporan itu dilayangkan setelah keduanya nikah secara siri pada 3 April 2026 lalu.
Kepada wartawan, Rere mengaku apa yang disampaikan Intan semuanya tidak benar. Ia mengklarifikasi bahwa Intan sebenarnya sudah mengetahui identitas sesungguhnya sejak awal.
Korban Dugaan Pelecehan Seksual Dokter RS Persada Malang Lapor Polisi Bawa Bukti Lengkap
“Itu semua tidak sesuai kenyataan, dari awal dia dan keluarganya sudah tahu identitasku yang sebenarnya,” katanya, Kamis (9/4).
Sejak pertama kali kenal Intan pada awal Februari 2026 lalu, ia sudah menceritakan identitas sesungguhnya. Bahkan semua rekan kerja Intan di kawasan Batu pun juga sudah tahu sosok Rere.
Setelah berkenalan, keduanya menjalin hubungan serius hingga pembicaraan untuk menikah. Rere menyebut ia sama sekali tidak memaksa Intan segera menggelar pernikahan.
“Obrolan nikah itu sejak Maret memang. Tapi saya bilang siap menikah apabila sudah ada perubahan identitas setelah saya operasi kelamin,” jelasnya.
Menurutnya, pihak keluarga Intan yang justru memaksa melaksanakan pernikahan pada 3 April 2026 lalu. Bahkan seluruh dokumen pernikahan secara siri juga disiapkan pihak Intan.
“Saya kaget tiba-tiba foto saya sudah jadi, tidak tahu pakai aplikasi apa. Saya itu memang kirim dokumen asli KTP, tapi melalui online. Nah kalau muncul fotokopi KTP saya itu tidak tahu, dia sendiri yang ngeprint,” ujarnya.
Bahkan sebelum pernikahan siri terjadi, Rere sempat meminta pisah dengan Intan. Namun, yang terjadi justru ada tekanan dari pihak keluarga Intan.
“Saya semua pegang buktinya,” imbuh Rere.
Selain itu Rere juga membantah pernah mengancam Intan atau berbuat kasar.
“Aku ga pernah ancam sama sekali, ga pernah intimidasi dia. Kan ada beberapa utang yang aku tutup, dia diviralkan juga saya tutup. Bukti transfer banyak,” tegasnya.
Saat ini ia mengaku kecewa atas laporan yang dilayangkan pihak Intan. Namun ia tetap akan kooperatif dan menyerahkan kasusnya ini kepada kuasa hukumnya.
“Terakhir aku chat atas dasar apa laporin aku. Saya kecewa saja kenapa bisa terjadi seperti ini,” tandasnya.(der)