Kemelut MoU Pemkab-PDAM Kota Malang

Rendra Minta PDAM Kabupaten Malang Ambil Alih Sumber

Bupati Malang, Rendra Kresna.(Miski)

MALANGVOICE – Bupati Malang, Rendra Kresna angkat bicara perihal sikap cuek Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Malang, terkait peninjauan kembali Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemkab Malang. Dua kali bersurat, tak satupun yang dapat balasan pihak PDAM.

Rendra meminta PDAM Kabupaten Malang ambil alih sumber-sumber yang dimanfaatkan selama ini jika tidak kunjung mendapat respon positif dari PDAM Kota Malang. Di antaranya Sumber Wendit, Kecamatan Pakis, Karangan, Karangploso, dan Sumber Pitu, Kecamatan Tumpang.

“Ambil alih saja sumbernya. Biar dimanfaatkan bagi warga sekitar sumber,” kata Rendra, Senin (31/7).

Pemkab Malang tidak pada posisi menzalimi PDAM Kota Malang. Namun, pihaknya meminta besaran tarif yang dibayarkan patut dan sewajarnya.

Selama ini, Pemkab Malang toleran dengan memberi leluasa PDAM Kota Malang, mengakses air guna mencukupi kebutuhan air di Kota Malang. Biaya Rp 80 rupiah per meter kubik dirasa tak wajar dan terlalu kecil dibandingkan dengan besaran tarif PDAM ke masyarakat.

Disisi lain, biaya perawatan dan menjaga sumber mata air cukup tinggi. Belum lagi Pemkab Malang berkewajiban agar sumber tidak tercemar.

“Coba dicek, berapa besaran biaya yang diapatok ke masyarakat Kota Malang per meter kubiknya?,” tanya Ketua DPW Nasdem Jawa Timur ini.

Pihaknya memberi waktu sampai akhir tahun 2017. Rendra berharap PDAM Kabupaten Malang diminta berkoordinasi secara kekeluargaan dengan PDAM Kota Malang supaya ada titik terang.

Ditanya besaran tarif yang diinginkan Pemkab Malang, Rendra tak menyebut pasti. Tarif baru bisa disepakati apabila berangkat dari keputusan kedua belah pihak.

“Masyarakat sekitar Wendit misalnya, masih banyak yang butuh air bersih. Jangan salahkan masyarakat nantinya jika berkehendak lain,” ungkapnya.

Bupati dua periode itu membandingkan dengan Kota Batu yang mendapat konpensasi dari PDAM Kota Malang. Selain mengambil sumber di Kabupaten Malang, PDAM Kota Malang juga mengalirkan air dari Kota Batu.

“Kota Batu dikasih konpensasi berapa kemarin. Uangnya kan bisa dimanfaatkan untuk penambahan fasilitas dan lainnya. Intinya sama-sama ingin memakmurkan masyarakat,” pungkasnya.


Reporter: Miski
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yuliani Eka Indriastuti