Program Kota Kesalehan Sosial dari Sutiaji Diapresiasi Pakde Karwo

Wali Kota Malang, Sutiaji, saat penyampaian visi-misinya di gedung DPRD Kota Malang, Kamis (4/10). (Aziz Ramadani/MVoice)
Wali Kota Malang, Sutiaji, saat penyampaian visi-misinya di gedung DPRD Kota Malang, Kamis (4/10). (Aziz Ramadani/MVoice)
Article top ad

MALANGVOICE – Visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji-Sofyan Edi Jarwoko menjadikan Kota Malang Bermartabat diapresiasi Gubernur Jatim Soekarwo. Terutama terkait program menjadikan kota halal dan edukasi budi pekerti.

“Luar biasa Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang mau menjadikan kota kesalehan sosial. Kota yang halal, dan sopan santun itu bagus,” puji Soekarwo.

Namun, lanjut dia, alangkah baiknya jika program-program mendahulukan urusan wajib. Dicontohkanya, urusan pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan ketertiban umum. Penting juga apakah misi atau program Sutiaji-Edi telah mewakili misi pemerintah pusat melalui program Nawa Cita Presiden Joko Widodo serta program dalam RKPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Pemprov Jatim.

“Program boleh banyak tapi urusan wajib didahulukan. Misal pendidikan bagus tapi kesehatan tidak juga percuma. Begitu juga sebaliknya. Program pendidikan dan kesehatan ini sudah menjadi isu prioritas dunia,” ujar pria akrab disapa Pakde Karwo ini.

Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji menjelaskan, konsep halal yang dimaksud adalah kota yang mengutamakan kepentingan beribadah. Dicontohkanya hotel harus menyediakan tempat salat, Al Quran atau kitab suci agama. Lalu untuk destinasi wisata, antara kuota pengunjung dan tempat ibadah harus terpenuhi.

“Destinasi wisata halal nanti kami gerakan juga untuk kuliner halal, aman dan sehat,” urai Sutiaji.

Kemudian soal pendidikan budi pekerti. Sutiaji mewacanakan jam belajar dan jam mengaji. Gerakan ini mengajak orang tua dan anaknya aktif mengontrol kegiatan di rumah.

“Meskipun ada Arema main ya dimatikan televisinya jika sudah jam belajar,” pungkasnya. (Der/Aka)