MALANGVOICE– Mudik Lebaran merupakan momen yang ditunggu-tunggu untuk berkumpul bersama keluarga. Tak jarang, rasa lelah hinggap di tubuh lantaran menempuh perjalanan panjang menuju kampung halaman. Rasa kepedulian sosial ditunjukkan DPC PDIP Kota Batu dengan mendirikan Posko Mudik Gotong Royong 2026.
Posko mudik yang dihadirkan di Jalan Trunojoyo, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu ini menjadi tempat singgah sejenak melepas lelah. Layanan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pemudik yang melintas maupun menuju wilayah Kota Batu.
Kemudahan Pembiayaan Tumbuhkan Ekosistem Kewirausahaan Daerah
Selain untuk tempat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan, pemudik juga dapat memperoleh berbagai fasilitas dasar penunjang kebutuhan selama perjalanan.
Di setiap posko disediakan makanan dan minuman ringan gratis seperti kopi, teh, air mineral, camilan, serta takjil bagi pemudik saat berbuka puasa. Serta dilengkapi obat-obatan ringan seperti obat flu, anti-mabuk, dan obat luka hingga fasilitas tempat ibadah.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Syaifudin Zuhri, menegaskan bahwa perjalanan mudik tidak hanya soal kerinduan untuk pulang kampung, tetapi juga menyimpan potensi kelelahan yang berisiko jika diabaikan. Sehingga partai berlambang banteng ini menunjukkan kepedulian untuk menjamin keselamatan para pemudik sampai dengan selamat di kampung halaman.
“Kalau kondisi sudah lelah, jangan dipaksakan. Lebih baik menepi dan beristirahat sejenak. Keselamatan jauh lebih penting daripada cepat sampai tujuan,” ujar Syaifudin.
Ia menjelaskan, posko yang berada di jalur strategis akses masuk Kota Batu dari arah Pujon tersebut memang dirancang sebagai tempat istirahat (rest area) yang representatif bagi pemudik. Terlebih, kawasan tersebut memiliki kontur jalan menanjak dan rawan kepadatan arus lalu lintas.
“Kami persilakan para pemudik untuk memanfaatkan posko ini sebagai tempat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan,” imbuhnya.
Lebih dari sekadar pos pelayanan, posko ini dihadirkan sebagai rumah singgah bagi seluruh pemudik. Berbagai fasilitas disediakan secara gratis. Tak hanya itu, DPC PDI Perjuangan Kota Batu juga menyiagakan tenaga kesehatan serta layanan bengkel panggilan guna membantu pemudik yang mengalami kendala di perjalanan.
“Siapa pun boleh mampir. Posko ini terbuka untuk umum dan gratis. Kami ingin memastikan para pemudik, terutama yang membawa keluarga, bisa beristirahat dengan layak,” tegas Syaifudin.
Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Khamim Tohari, menambahkan bahwa petugas yang berjaga juga siap berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan Dinas Perhubungan guna membantu kelancaran arus lalu lintas di titik-titik rawan.
Posko Mudik Gotong Royong ini akan beroperasi hingga H+5 Lebaran dengan sistem penjagaan 24 jam. Setiap harinya, kader partai diterjunkan secara bergantian dalam tiga shift, melibatkan jajaran DPC, PAC hingga ranting.
Melalui posko ini, pihaknya berharap dapat menekan risiko kecelakaan sekaligus menghadirkan rasa aman bagi para pemudik.
“Jadi monggo, silakan mampir dan beristirahat dulu. Ini adalah rumah singgah bagi siapa pun yang sedang dalam perjalanan. Jangan paksakan diri kalau sudah lelah,” ujarnya.(der)