Positif Covid-19 di Kabupaten Malang Bertambah Lagi

Ilustrasi Positif Corona
Ilustrasi Positif Corona (Ak/RawPx)
Article top ad

MALANGVOICE – Pasien positif terpapar Covid-19 di Kabupaten Malang kini bertambah menjadi 11 kasus.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, yang juga sebagai Juru bicara Satgas Gugus Covid-19 Kabupaten Malang, Aniswaty Aziz membenarkan bila ada tambahan satu orang yang terkonfirmasi positif terjangkit virus corona. Penambahan jumlah itu dari hasil swab di laboratorium Jakarta.

“Berarti hasil laboratorium dari Jakarta sudah turun. Berarti saat ini, dari sepuluh kasus, sekarang menjadi sebelas kasus. Hasil laboratorium itu turunnya dari pusat, provinsi, baru ke Kabupaten Malang. Prosedurnya begitu,” ucapnya.

Selain ada tambahan jumlah pasien positif terpapar Covid-19, lanjut Anis, juga ada penambahan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Untuk ODP bertambah 10 orang, dan PDP bertambah 8 orang,” Jelasnya.

Untuk hari ini (Jumat 10/4), tambah Anis, jumlah ODP di Kabupaten Malang menjadi 201 orang yang sebelumnya ada 191 orang, sedangkan untuk PDP bertambah menjadi 79 orang dari 71 orang.

“Untuk ODP, sebelumnya tidak ada yang meninggal dunia, sekarang ada 1 orang,” tukasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan data yang dihimpun dari laman Twitter @JatimPemprov, yang merupakan akun resmi milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur, di Kabupaten Malang total kasus terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 ada 11, dengan rinciannya, 4 orang dinyatakan sembuh, 1 orang telah meninggal dunia, dan sisanya (6) saat ini masih dalam perawatan

Kemudian, warga yang berstatus ODP dari 191 kini menjadi 201 orang, dengan rincian 140 orang dalam pantauan, 12 orang dalam perawatan, dan 48 orang dinyatakan sembuh, serta 1 orang meninggal dunia.

Sedangkan, untuk warga yang berstatus PDP juga bertambah, dari 71 orang, kini menjadi 79 orang, rinciannya, 34 orang dalam perawatan di Rumah Sakit (RS), 8 orang dirawat di rumah, 36 orang sembuh, dan 1 orang meninggal dunia.(Der/Aka)