MALANGVOICE – Polresta Malang Kota menyiapkan akses pemantauan 252 titik CCTV yang bisa diakses langsung oleh masyarakat selama momentum Lebaran 1447 Hijriah. Akses itu tersedia melalui microsite s.id/Makota2026.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus menjaga kondusivitas wilayah selama malam takbiran hingga Hari Raya Idulfitri.
Kapolresta Malang Kota, Putu Kholis Aryana, mengatakan hal tersebut saat melakukan pengecekan kondusivitas malam takbiran yang diselenggarakan Muhammadiyah, Kamis malam (19/3/2026). Pengecekan itu juga bertujuan memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga di sejumlah titik strategis di Kota Malang.
Pengecekan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari Pos Pelayanan (Posyan), Pos Pengamanan (Pospam), hingga Pos Pemantauan yang terintegrasi dengan Makota Command Center (MCC) di Gedung Wira Pratama Polresta Malang Kota.
“Kami ingin memastikan seluruh personel siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan setiap pos berfungsi optimal, serta sistem pemantauan melalui 252 CCTV yang terintegrasi Dishub dan MCC berjalan dengan baik,” ungkap Putu Kholis.
Menurut dia, kehadiran microsite s.id/Makota2026 menjadi bagian dari transparansi layanan sekaligus memudahkan masyarakat untuk ikut memantau kondisi lalu lintas secara real time.
“Melalui akses ini, masyarakat bisa merencanakan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman. Ini bagian dari pelayanan berbasis teknologi Polri dan Jogo Malang,” tambahnya.
Dalam pengecekan tersebut, Kapolresta bersama rombongan meninjau sejumlah titik strategis. Di antaranya Pospam UB, Pos Pantau Landungsari, Pos Pantau Simpang Tiga Blimbing, Pos Pantau Raden Intan, Pospam Madyopuro (exit tol), Pos Pantau Jembatan Kedungkandang, Pos Pantau Simpang Tiga Kacuk, Pos Pantau Alun-Alun, Pospam Alun-Alun Mitra 1 (Pos Samapta), Posyan Stasiun Kota Baru, hingga pusat kontrol MCC.
Sebelumnya, Polresta Malang Kota juga telah mengeluarkan imbauan untuk malam takbiran. Beberapa di antaranya yakni larangan takbir keliling secara berlebihan, tidak menggunakan sound system dengan volume tinggi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, tidak memakai kendaraan bak terbuka, serta menghindari konvoi yang dapat membahayakan pengguna jalan lain.
Selain itu, Polresta Malang Kota juga mengoptimalkan layanan cepat Polri melalui Call Center 110 yang siaga 24 jam. Layanan ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk melapor apabila terjadi gangguan kamtibmas.
Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif selama rangkaian perayaan Idulfitri.
Dengan langkah terpadu tersebut, Polresta Malang Kota memastikan seluruh rangkaian kegiatan malam takbiran hingga Hari Raya Idulfitri dapat berlangsung lancar, aman, dan khidmat, sekaligus memberi rasa nyaman bagi masyarakat yang merayakan maupun beraktivitas di Kota Malang.(der)