Polresta Malang Kota Ajak Driver Ojol Salat Gaib dan Doa Bersama untuk Affan Kurniawan

MALANGVOICE- Polresta Malang Kota menggelar salat gaib dan doa bersama di Masjid Baiturrahman dengan komunitas pengemudi ojek online, Sabtu (30/8). Kegiatan itu dilakukan untuk penghormatan Affan Kurniawan— korban tewas demonstrasi di Jakarta.

Acara ini berlangsung hening dan khidmat dipimpin langsung Kapolresta Malang Kota Kombespol Nanang Haryono bersama pemuka agama dari PCNU, Muhammadiyah, MUI, dan FKUB.

Dalam kesempatan itu, Kapolresta Malang Kota, Kombespol Nanang Haryono kembali menyatakan bela sungkawa mendalam atas kepergian driver ojol Affan Kurniawan dalam insiden di Jakarta pada Kamis (28/8).

Kapolresta Malang Kota Kombespol Nanang Haryono bersama Komunitas ojek online. (Deny/MVoice)

“Kami menyampaikan belasungkawa sedalam dalamnya untuk almarhum Affan Kurniawan. Kami mohon maaf yang kemarin kejadian sampai meninggal rekan kita,” katanya.

Meninggalnya Affan membuat eskalasi unjuk rasa meningkat di beberapa daerah dan berujung ricuh. Karena itu Kapolresta juga mengajak untuk bersama-sama menjaga suasana kondusif khsusunya di Kota Malang.

Sebagai pimpinan tertinggi kepolisian di Kota Malang, Kombespol Nanang berkomitmen kejadian serupa atau tindakan represif tidak akan terjadi di wilayahnya.

“Yang jelas kami akan mengawal demokrasi dengan humanis, kami sampaikan ke anggota untuk merangkul elemen. Walaupun kami dilakukan tindakan anarkis tapi kami akan coba persuasif supaya gak ada korban korban. Ini tanggungjawab kami menjaga demokrasi, terutama di Malang,” tegasnya.

Selain itu Kombespol Nanang juga menyampaikan progres pemeriksaan penyidikan tujuh anggota Brimob yang terlibat dalam insiden yang menewaskan Affan Kurniawan.

Ia menegaskan pengusutan kasus ini akan dilakukan dengan transparan.

“Saya sebagai kepanjangan tangan pimpinan Kapolri bisa dilihat transparansi pemeriksaan live di TV, media. Bahkan tujuh anggota di dalam mobil rantis langsung dilakukan penahanan di penempatan khusus,” lanjutnya.

Di tempat yang sama, Puji Waluyo dari perwakilan komunitas ojol Frontal Jatim mengatakan bakal mengawal terus perkembangan kasus Affan Kurniawan.

“Kami ingin Keadilan ditegakkan tanpa tebang pilih. Kami aktivis nasional ojol siap ngawal terus kasus ini,” kata dia.

Ia juga mengapresiasi langkah dari Polresta Malang Kota dalam mengadakan kegiatan salat gaib dan doa bersama. Menurutnya hal ini merupakan bentuk positif membangun sinergi antar ojol dan kepolisian di Kota Malang.

“Kami kesini untuk bersinergi, doa dan salat gaib bersama untuk jaga suasana kondusif di Kota Malang. Aspirasi boleh disampaikan tapi anarkis jangan,” pesannya.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait