Polisi Usut Oknum Polisi Abal-Abal di Kafe Ganis Rumpoko

Oknum mengaku anggota Polres Batu saat di Pupuk Bawang Café, Minggu (31/12). (Instagram @ganisrumpoko)
Oknum mengaku anggota Polres Batu saat di Pupuk Bawang Café, Minggu (31/12). (Instagram @ganisrumpoko)

MALANGVOICE – Polres Batu dibuat geram oleh ulah pria mengaku polisi gadungan di Pupuk Bawang Café, Minggu malam (31/12). Guna menguak siap pelaku sebenarnya, polisi melakukan penyelidikan.

Kapolres Batu AKBP Budi Hermanto membantah ada pria yang mengaku anggotanya sembari menunjukkan lencana polisi kepada pengelola kafe tersebut. Sebab, seluruh personel Polres Batu saat kejadian melakukan pengamanan malam pergantian tahun dengan sandi Operasi Lilin Semeru 2017.

”Anggota saya tidak ada yang nganggur. Apalagi bisa nongkrong di kafe Pupuk Bawang. Itu bukan anggota Polres Batu,” tegas AKBP Budi Hermanto dikonfirmasi MVoice melalui pesan singkat, Senin (1/1).

BNN Kota Malang

Maka, lanjut Alumnus Akpol 2000 ini, pihaknya mengerahkan Satreskrim untuk menyelidiki. Namun, terlepas dari proses pengusutan lebih lanjut, dia sangat menyayangkan bahwa pihak Pupuk Bawang tidak segera menghubungi polisi. Sementara tidak jauh dari lokasi kafe, terdapat Pospam Polres Batu. Jaraknya sekitar 150 meter.

”Disayangkan kenapa pihak Pupuk Bawang tidak menghubungi kami. Malah posting di medsos. Alangkah baiknya cek dulu kebenaran baru posting (mengunggah). Karena jika ada yang dirugikan akibat postingan yang tidak benar pasti ada risiko juga,” tutup pria akrab disapa Buher ini.

Seperti diberitakan, seorang pria mengaku anggota Polres Batu bertingkah ‘koboi’ di Pupuk Bawang Café, milik anak Wali Kota Batu, Ganis Rumpoko, saat malam pergantian tahun, Minggu (31/12). Selain ogah bayar pesanannya, pria misterius ini juga mengancam pengelola café.

Peristiwa tidak menyenangkan ini diunggah putri Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dalam insta story akun Instagramnya, @ganisrumpoko. Unggahanya pun disertai foto oknum mengaku polisi tersebut. Pria tersebut mengenakan kaos warna hitam bertuliskan My Trip My Adventure dan tampak berbincang dengan perempuan berhijab warna peach atau orange muda.

Dalam unggahan tersebut, Ganis juga menceritakan bahwa oknum tersebut masuk di acara perayaan tahun baru café miliknya secara paksa tanpa reservasi. Oknum ini kemudian marah-marah mengaku dari Polres Batu lengkap dengan lencana polisinya.

Akan tetapi dalam postingan terbaru di Twitter, Ganis Rumpoko sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan diyakini oknum tersebut memang bukan dari Polres Batu. Ia juga berpesan agar warga lain ikut berhati-hati terhadap oknum tersebut.

“Setelah koordinasi dengan Polres Batu, pelaku bukan anggota seperti yang diakukan. Kemungkinan besar polisi abal-abal,” tulisnya.(Der/Yei)