Polisi Jemput Bola Beri Edukasi Lantas dan Prokes untuk Anak-Anak di Kampung

Program Polisi Sahabat Anak Polresta Malang Kota. (Istimewa)

MALANGVOICE – Satlantas Polresta Malang Kota melanjutkan program Polisi Sahabat Anak di masa pandemi Covid-19. Program itu dilaksanakan dengan jemput bola ke kampung-kampung.

Senin (1/3) pagi diawali dengan menyambangi Kampung Warna-warni dan Kampung 3D. Tim Satlantas Polresta Malang Kota yang dipimpin unit Dikyasa ini mengumpulkan anak-anak usia dini hingga 10 tahun untuk diberikan pendidikan lalu lintas.

Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Ramadhan Nasution, mengatakan, program ini terus dilanjutkan agar anak-anak mendapat edukasi langsung bagaimana pendidikan berlalu lintas baik dan benar.

“Total ada 40 anak dibagi menjadi dua sesi karena pandemi ini. Meski demikian, anak-anak cukup antusias dengan kedatangan kami memberikan edukasi,” ujar Ramadhan.

Edukasi itu dikemas dengan sedemikian rupa sehingga anak-anak tidak bosan selama acara. Tak hanya itu, ada quiz berhadiah yang diberikan saat peserta mampu menjawab pertanyaan.

Selain edukasi tentang berlalu lintas, anak-anak juga diberi sosialisasi terkait protokol kesehatan. Mulai mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, membatasi mobilitas, dan menjauhi kerumunan (5M).

“Adik-adik ini juga harus tahu dan patuh protokol kesehatan dengan baik. Tujuannya jelas agar terhindar dari Covid-19,” tambahnya.

Selama pandemi ini, unit Dikyasa terus gencar keliling ke kampung-kampung menjalankan program Polisi Sahabat Anak dan Polisi Ramah Anak. Ramadhan menyatakan, usia dini adalah masa-masa emas anak mendapat bimbingan. Hal itu bertujuan agar edukasi dan bimbingan bisa diingat dan diterapkan sampai remaja bahkan dewasa.

“Perlu diketahui, beberapa waktu lalu kami menggelar operasi kendaraan bermotor. Nah, para pelanggar ini ternyata ada juga anak di bawah umur. Artinya edukasi ini penting agar pelanggaran di jalan tidak terjadi, ini yang harus kami tertibkan mulai usia dini,” tandas Ramadhan.(der)

article bottom ad