Perlindungan Sumber Air dan Peningkatan Layanan Jadi Prioritas Perumdam Among Tirto

MALANGVOICE– Perumdam Among Tirto mengemban tanggung jawab besar menyangkut hak dasar masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Perusahaan daerah tersebut dituntut inovatif dan memberikan pelayanan publik yang prima. Sehingga dapat memberikan kontribusi yang strategis selaras dengan arah pembangunan yang dituangkan dalam RPJMD Kota Batu 2025-2030.

Wali Kota Batu, Nurochman menginstruksikan agar Perumdam Among Tirto menyusun program kerja yang terukur sebagai wujud komitmen memperkuat layanan air bersih. Hal itu ditegaskan saat pembahasan rencana kerja dan anggaran (RKA) tahun 2026 Perumdam Among Tirto. Penyusunan RKA menjadi cermin kesungguhan dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan perusahaan daerah.

“RKA ini menentukan wajah pelayanan air bersih Kota Batu ke depan. Dokumen ini harus mencerminkan keseriusan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, sekaligus memastikan Perumdam tetap sehat dan berkelanjutan,” tegas Cak Nur.

Karena itu, seluruh perencanaan kerja dan anggaran 2026 harus selaras dengan arah pembangunan Kota Batu serta program prioritas kepala daerah yang terangkum dalam Nawa Bhakti. Salah satu penekanan utama adalah keberlanjutan kebijakan subsidi air bersih bagi masyarakat non-usaha, termasuk layanan air bersih gratis bagi warga pra sejahtera. Kebijakan tersebut, menurut Nurochman, harus dibarengi dengan perencanaan yang matang agar tidak mengganggu kesehatan keuangan perusahaan.

“Fokus kerja tahun depan harus terukur dan realistis. Mulai dari peningkatan kualitas dan kontinuitas pelayanan, perbaikan jaringan perpipaan, penurunan angka kehilangan air, hingga penjagaan standar kualitas air bagi pelanggan,” bebernya.

Tak kalah penting, Cak Nur mengingatkan posisi Kota Batu sebagai daerah hulu yang memiliki peran vital dalam menjaga keberlanjutan sumber air. Karena itu, aspek konservasi mata air wajib masuk dalam perencanaan anggaran Perumdam Among Tirto.

“Perlindungan sumber air tidak bisa ditawar. Kolaborasi dengan berbagai pihak harus menjadi bagian dari perencanaan, karena tanpa sumber air yang terjaga, pelayanan tidak akan berkelanjutan,” tegasnya.

Senada, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto menekankan, pentingnya dampak nyata dari setiap program yang dirancang. Ia berharap RKA 2026 benar-benar menjawab kebutuhan pelanggan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap Perumdam Among Tirto.

“RKA ini harus menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan sinergi antara Pemkot Batu, dewan pengawas, dan jajaran direksi. Setiap program harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Heli.

Ia juga mendorong Perumdam Among Tirto untuk terus bertransformasi menjadi BUMD yang profesional dan adaptif terhadap tantangan pelayanan publik. Menurutnya, perusahaan daerah yang sehat bukan hanya soal laba, tetapi juga soal keandalan layanan dan keadilan akses air bersih bagi seluruh warga.

“Harapan kami, Perumdam Among Tirto terus tumbuh sebagai BUMD yang profesional, sehat dan mampu menghadirkan layanan air bersih yang andal, adil, serta berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kota Batu,” tandas dia.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait