Perkenalkan Ruas Tol Mapan, PT Jasa Marga Gelar Festival

Dirut Jasa Marga Desi Arryani dan Sekjen Kementerian PUPR saat memberangkatkan Fun Bike. (Toski D)

MALANGVOICE – PT Jasa Marga memperkenalkan keindahan pandangan tol Malang-Pandaan pada masyarakat umum sebelum dioperasikan paling lambat awal bulan Mei mendatang. Acara itu dikemas dengan Festival Jalan Tol, Sabtu (23/3).

Direktur Utama Jasa Marga, Desi Arryani mengatakan, pihaknya menggelar kegiatan Festival Jalan Tol Malang-Pandaan (Mapan) ini merupakan salah satu bentuk sosialisasi sebelum ruas jalan tol dioperasikan.

“Jalan Tol Mapan Seksi 1-3 telah siap dioperasikan. Paling lambat awal Mei. Syukur-syukur seksi 4 juga bisa dioperasikan. Saat ini untuk seksi 4 dalam proses penyelesaian kontruksi,” ungkapnya saat ditemui awak media usai memberangkatkan Fun Bike dalam kegiatan Festival Jalan Tol Pandaan-Malang, Sabtu (23/3).

BNN Kota Malang

Lebih lanjut, Desi menjelaskan kegiatan Festival tol kali ini diikuti sebanyak 6.471 peserta yang digelar di Gerbang Tol Singosari pada ruas Tol Mapan. Acata diisi kegiatan fun bike, color run, lomba foto view ruas jalan Tol Mapan, festival kuliner, dan bazaar UKM, serta hiburan dengan Guest Star ‘The Dance Company’.

“Saat ini ruas tol Seksi 1-3 sudah siap. Tapi, kami masih dalam proses pengajuan untuk Uji Laik Operasi ruas tol,” jelasnya.

Lebih lanjut, Desi mengatakan, pengerjaan di seksi 5 sementara dihentikan. Karena terdapat situs purbakala yang harus dilestarikan.

“Pekan depan akan diputuskan bersama pihak terkait, Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian PUPR dan lainnya. Kami berharap situs yang berbeda di tiga kilometer terakhir itu (seksi 5, red) dilestarikan saja. Malah seksi 5 bisa jadi destinasi,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PUPR Anita Firmanti Eko Susetyowati menyampaikan, dengab adanya festival ini, pihaknya akan menganjurkan menggelar acara festival jalan tol untuk Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) lainnya.

“Kegiatan Festival ini sangat positif sebagai sebuah bentuk sosialisasi. Nantinya, kita akan anjurkan BUJT lain supaya ikut menyelenggarakannya,” ungkapnya.

Selain itu, tambah Anita, pihaknya memastikan supaya para pelaku bisnis kuliner dan usaha kecil menengah di sekitar jalan tol, untuk ikut diberi kesempatan agar bisa menempati tempat istirahat atau rest area jalan tol.

“Para pelaku usaha kuliner dan Usaha Kecil Menengah (UKM) supaya dapat ikut merasakan dampak ekonomi dari adanya jalan tol ini,” pungkasnya

Perlu diketahui, Jalan Tol Mapan memiliki panjang 37,62 km dan total investasi Rp5,97 triliun. Selaku operator, PT Jasa Marga Pandaan Malang (JPM), dengan pemilikan saham, yaitu PT Jasa Marga (Persero) Tbk 60 persen, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk 35 persen dan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) 5 persen. (Der/Ulm)