Peringati Hari Jadi ke-10 ASIDEWI Kembali Keliling Nusantara

Tim Ekspedisi ASIDEWI yang telah memberikan prasasti, (Ist).

MALANGVOICE – Memperingati Hari Jadi ke-10 Asosiasi Desa Wisata Indonesia (ASIDEWI) kembali melakukan Kegiatan Keliling Nusantara dengan tema ASIDEWI Celebrating Anniversary 10 Tahun “Desa Wisata Bangkit”.

Memulai perjalanan awal, Tim ASIDEWI memilih pulau Sumatera guna menginisiasi beberapa desa wisata baru. Meliputi Desa Pandan di Kabupaten Seluma, Desa Embong di Kabupaten Lebong, Desa Lebong Tandai, dan rencananya bakal mengunjungi beberapa desa di Pulau Enggano di Bengkulu.

Beberapa kegiatan yang dilakukan seperti Sosialisasi Konsep dan Strategi Pembangunan Desa melalui Pengembangan desa Wisata kepada seluruh masyarakat dan stakeholder desa.

Kemudian, melakukan pemetaan partisipasi potensi lokal bersama warga desa dengan tujuan untuk menemukan dan mengenali potensi utama yang dapat dikembangkan nanti tanpa menunggu pembiayaan dari DD/ADD.

Selanjutnya pembentukan struktur kelembagaan yang melibatkan seluruh unsur kelompok desa, melakukan pelatihan SDM dan Sistem tata kelola desa wisata dan terakhir pelatihan penyusunan manajemen homsetay.

Selain itu, Tim ASIDEWI juga mengunjungi dua desa wisata yang telah mendapatkan pelatihan di tahun sebelumnya yakni Desa Wisata Rindu Hati, Taba Penanjungan, Kabupaten Bengkulu Tengah dan Desa Wisata Belitar Seberang, Sindang Kelingi, Kabupaten Renjang Lebong untuk melakukan monitoring dan peningkatan SDM.

Tepatnya pada Selasa (23/3) kemarin, Ketua ASIDEWI, Andi Yuwono, memberikan cendera mata berupa prasasti Kepada Kepala Desa Rindu Hati Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Prasasti ini sebagai bentuk kepedulian untuk kebangkitan desa-desa wisata di Indonesia, semoga dari desa wisata rindu hati akan menjadi rindu bagi siapapun yang akan pernah datang ke rindu hati,” tuturnya.

Dari penilaian dua desa Rindu Hati dan Belitar Seberang ini memiliki perkembangan yang cukup pesat. Terlihat dari kelembagaan yang solid, sistem tata kelola yang lebih profesional dan tingkat pendapatan yang sudah mencapai 100 juta per bulan.

Sebelumnya, Tim Ekspedisi ASIDEWI ini juga telah melakukan perjalanan pada bulan Oktober Tahun 2020 lalu, dengan tema Ekspedisi ASIDEWI Goes to Bumi Rafflesia 2020.

Dalam ekspedisi itu setidaknya sudah ada 7 desa dari 4 Kabupaten Provinsi Bengkulu, meliputi Rindu Hati di Kabupaten Bengkulu Utara, Belitar Seberang, Air Bening dan Sentral Baru di Kabupaten Rejang Lebong, Sebelat Ulu di Kabupaten Lebong, Napal Jungur dan Kungkai baru di Kabupaten Seluma.(end)

article bottom ad