Hari Batik Nasional

Peringati Hari Batik Nasional, Rieke Pimpin Deklarasi Toleransi Dunia

Anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka memimpin deklarasi toleransi dunia dalam peringatan Hari Batik Nasional. (Miski)

MALANGVOICE – Anggota DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, memimpin deklarasi toleransi dunia, dalam peringatan Hari Batik Nasional, di depan Balai Kota Malang, Senin (2/10).

Rieke didampingi anggota DPR RI, Ridwan Hisjam, Wawali Malang, Sutiaji, dan Ketua Pengembangan IKIP Budi Utomo, Nurcholis Sunuyeko, serta perwakilan mahasiswa.

Beberapa poin dalam deklarasi tersebut, antara lain menolak kekerasan, stigmasisasi dan penyebaran kebencian. Selain itu, mendorong penyelesaian konflik secara damai serta membantu penanganan korban tragedi kemanusiaan dan semangat perdamaian.

“Menjaga dan memperjuangkan kehidupan yang harmonis, tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras dan golongan. Karena itu, batik sebagai simbol toleransi dunia,” kata Rieke usai membacakan deklarasi toleransi dunia.

Lewat peringatan Hari Batik Nasional ini, diharap mampu membangkitkan semangat pemuda Indonesia dan masyarakat dunia.

Kendati demikian, politisi PDIP ini mengingatkan bahwa keberagaman masyarakat Indonesia akan terus diuji dan mendapat tantangan ke depannya.

“Ujian dan tantangan ke depan akan semakin berat dalam menjaga keberagaman. Kami harapkan semua pemuda menjadi pelopor untuk menjaga keberagaman di Indonesia,” harap dia.

Deklarasi pun ditutup dengan menyanyikan ‘Padamu Negeri’ serta ungkapan dan harapan tiap perwakilan mahasiswa.(Der/Yei)