06 February 2023
06 February 2023
21.8 C
Malang
ad space

Percepat Proses Pemulihan, Arema Gandeng Konsultan Tiga Negara

MALANGVOICE – Proses pemulihan tim Pasca-tragedi Kanjuruhan terus dilakukan manajemen Arema FC. Bahkan, Singo Edan menggandeng konsultan dari tiga negara.

Ketiga konsultan ini berasal dari Italia, Inggris, dan Turki. Mereka akan bertemu pada Senin (7/11).

Manajer Internasional Affair Arema FC, Fuad Ardiansyah, mengatakan, pemulihan diusahakan bisa lebih cepat sebelum kompetisi Liga 1 kembali bergulir.

Baca Juga:BPBD Kota Batu Sebar EWS di Sejumlah Area Rawan Longsor

Ikuti Owners Meeting Klub, Arema Harapkan Liga Kembali Dilanjutkan

“Kami berusaha keras agar pemulihan Arema FC ini berjalan dengan cepat. Salah satunya berkat adanya dukungan dari internasional dalam hal ini konsultan sepak bola. Kemungkinan besar pada hari Senin kami akan mengadakan pertemuan secara virtual dengan mereka,” kata dia.

Dalam komunikasi awal, sebenarnya Arema FC memiliki beberapa opsi strategis yang harus dilakukan kedepan. Termasuk dari konsultan asal Italia, Andrea Poggio.

“Mungkin Andrea Poggio ini memiliki referensi berkaitan dengan langkah kedepan apa yang harus dilakukan, tentu saja dengan pertimbangan sesuai dengan iklim yang terjadi di Arema FC beserta dengan kultur sepak bolanya,” jelas Fuad.

Dorongan untuk bangkit ini tentu saja sejalan dengan yang diungkapkan komisaris Komisaris PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (PT AABBI) Tatang Dwi Arifianto sebagai pengelola Klub Arema FC.

Tatang menjelaskan, tim Pemulihan Arema FC ini semacam task force yang bertugas untuk melakukan evaluasi total terhadap tata kelola klub Arema FC.

Selain tetap pada prioritas program tanggap darurat melalui Posko Crisis Center, juga turut memberikan bantuan dan konsultasi hukum serta taruma healing. Tentu pasca Tragedi Kanjuruhan, banyak hal yang perlu dievaluasi dan dibenahi.

“Karena itu, agar evaluasi berjalan obyektif dan profesional dibutuhkan Tim Pemulihan Arema FC agar pemulihan berlangsung tepat sasaran dan komprehensif,” ujar Tatang.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait