Penyegaran Manajemen RSUD Karsa Husada Jawab Tantangan Layanan Kesehatan

MALANGVOICE– RSUD Karsa Husada Kota Batu merombak formasi sejumlah pejabat struktural di awal tahun 2026. Rotasi dan promosi jabatan di jajaran manajemen ini menindaklanjuti Keputusan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa tertanggal 1 Januari 2026. Karena itu, proses peralihan jabatan harus segera dilaksanakan agar roda organisasi tetap berjalan optimal.

Direktur RSUD Karsa Husada, Mohamad Rizal menegaskan, penyegaran di jajaran instansinya bukan sekadar formalitas birokrasi. Paling penting momentum ini untuk mempercepat adaptasi pejabat baru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Sehingga dapat lebih memberikan pelayanan kesehatan yang semakin maksimal dan prima.

Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat, RSUD Karsa Husada Gelar Pasar Murah

“Maka dari itu, sertijab harus segera dilaksanakan. Setelah ini, pejabat yang baru dilantik harus cepat beradaptasi dan langsung bekerja sesuai arahan Ibu Gubernur,” ujar Rizal.

Rizal mengingatkan, bahwa tantangan ke depan tidaklah ringan. Apalagi dinamika pelayanan kesehatan saat ini semakin kompleks, terlebih di tengah kebijakan efisiensi anggaran serta tingginya beban pelayanan BPJS Kesehatan. Para pejabat baru diharapkan mampu berperan aktif dalam mewujudkan visi dan misi baru RSUD Karsa Husada Kota Batu.

“Pejabat baru harus langsung bekerja, menyesuaikan diri dengan cepat dan tanggap. Tantangannya tidak mudah. Kami ingin RSUD Karsa Husada menjadi rumah sakit pendidikan sekaligus rumah sakit medical tourism di Kota Batu. Itu sejalan dengan arahan Ibu Gubernur,” tegas Rizal.

Salah satu posisi strategis yang mengalami pergantian adalah Wakil Direktur Pelayanan. Jabatan tersebut sebelumnya diemban dr. Benny Marcel P., Sp.OG yang kini memasuki masa purna tugas. Posisi itu selanjutnya dipercayakan kepada dr. Ferdinandus Stevanus Kakiay, Sp.PD-FINASIM, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Perawatan.

“Total ada sekitar tujuh pejabat yang disertijab. Salah satunya Wakil Direktur Pelayanan karena purna tugas. Meski demikian, beliau tetap bertugas di RSUD Karsa Husada sebagai fungsional,” jelas dr. Rizal.

Seiring promosi tersebut, posisi Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Perawatan kini diisi oleh dr. Saiful Hidayat, S.Ked., M.Biomed., M.KKK. Selain itu, sejumlah posisi lain juga mengalami pergeseran, baik diisi pejabat lama yang bergeser maupun pejabat baru hasil promosi.

Beberapa di antaranya yakni Sofi Fajariah, S.Tr.Kes yang dipercaya sebagai Kepala Bidang Pendidikan, Pelatihan, Penelitian, Pengembangan dan Pemberdayaan. Lalu Kristian, SE., MM sebagai Kepala Bagian Perencanaan Program dan Evaluasi Anggaran, serta Darmuji Harsono, SH yang menjabat Ketua Tim Tata Usaha. Sementara di lini pelayanan, dr. Dhinita Hapsari Putri Pinilih ditunjuk sebagai Ketua Tim Pelayanan Medik, serta dr. Yunita Puji Lestari, MM sebagai Ketua Tim Penunjang Medik dan Non Medik.

Rizal menambahkan, sebagai rumah sakit tipe B milik Pemprov Jatim, inovasi terus dimunculkan guna menghadirkan transformasi pelayanan kesehatan publik yang nyaman dan efisien. Sehingga menegaskan posisinya sebagai rumah sakit modern yang tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga menghadirkan solusi pelayanan berbasis teknologi, kolaborasi, dan kebutuhan nyata masyarakat.

“RSUD Karsa Husada sudah menjadi rumah sakit besar. Banyak tantangan yang harus diselesaikan dengan cepat. Karena itu, saya mengajak seluruh jajaran untuk bekerja sama, membangun koordinasi yang baik antara manajemen dan staf,” pungkasnya.(der)

Berita Terkini

Arikel Terkait