Pentingnya Orangtua Ketahui Pengaruh Kenalkan Gadget pada Anak Usia Dini

Staff Bagian Psikiatrik RSSA, Suyanto. (Lisdya)
Staff Bagian Psikiatrik RSSA, Suyanto. (Lisdya)

MALANGVOICE – Seiring perkembangan teknologi yang semakin canggih, tak heran jika para orangtua kini lebih memberikan gadget pada anaknya ketimbang mainan lain untuk seusianya.

Namun, pemakaian gadget sejak usia dini juga dapat membawa dampak negatif bagi anak-anak, baik bahaya yang langsung kelihatan maupun bahaya yang dampaknya jangka panjang.

Staff Bagian Psikiatrik RSSA, Suyanto mengatakan pada usia 0-13 tahun anak-anak tidak boleh diberikan gadget. Hal ini dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak.

“Nggak boleh sebelum usia 13, kalau lebih dari itu ya nggak masalah tapi ya tetap harus dikontrol,” ujarnya usai acara seminar ilmiah Cegah Stunting untuk Generasi Sehat Indonesia dalam Rangka Hari Kesehatan Nasional Ke-54 Pemerintah Kota Malang di Auditorium Politeknik Kesehatan Kemenkes Kota Malang (24/11).

Ia pun menyebutkan ada beberapa bahaya yang bisa dialami anak kecanduan gadget, yakni risiko radiasi elektromagnetik, kemampuan psikomotorik berkurang serta kesulitan beradaptasi dengan materi pelajaran.

“Terpenting mempengaruhi psikomotorik, karena semestinya usia anak-anak adalah usia untuk mengeksplor seluruh bakat psikomotorik yang dimilikinya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia pun menjelaskan sebaiknya orangtua memberikan gadget pada saat anak sudah berusia di atas 6 tahun, karena pada saat itu perkembangan anatomi otak anak sudah 95 persen dari otak dewasa.

Sedangkan untuk mencegah kecanduan, anak-anak harus diberi batas waktu berapa lama harus menggunakan gadget setiap harinya.

“Misal dalam sehari hanya diberikan waktu satu jam untuk bermain gadget, itu lebih baik,” pungkasnya.(Der/Aka)