Pengembangan Pariwisata Terkendala Infrastruktur

Jalan menuju Desa Gunungsari, Kota Batu (Foto: Ayun/MVoice)
Jalan menuju Desa Gunungsari, Kota Batu (Foto: Ayun/MVoice)

MALANGVOICE – Infrastruktur seakan menjadi momok tersendiri untuk mengembangkan destinasi wisata. Termasuk di desa wisata Goa Pandawa, Desa Gunungsari, Kota Batu.

Pantauan MVoice, akses jalan masih kurang memadai. Dari pintu masuk menuju wisata tersebut kondisi aspal sudah rusak. Apalagi, saat musim hujan, pengendara yang melintas harus berhati-hati.

Plt Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, Imam Suryono mengatakan bila pihaknya siap memberi perhatian untuk insfrastruktur tersebut.

BNN Kota Malang

“Untuk sarana dan prasarana memang tanggung jawab dari pemerintah. Oleh sebab itu, kami terus berupaya menata dengan baik kebutuhan dari setiap desa wistaa,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bila khusu untuk akses jalan menuju Wisata Goa Pandawa perbaikannya harus melalui sejumlah mekanisme. Yakni, melakukan pembahasan dengan Perhutani KPH Malang.

“Nah, jika sudah ada kesepakatan dapat bergerak melakukan perbaikan,” sambungnya.

Menurut dia, wisata di sana memang sangat berpotensi karena mengandalkan wisata alamnya. Harapannya, ke depan kerjasama Pemkot Batu bersama pihak Perhutani dapat terjalin. Sehingga dapat dilakukan pembenahan jalan.

“Ya, ke depan harapannya agar wisata Goa Pandawa ini dapat mendatangkan wisatawan yang cukup banyak. Apalagi lokasi ini bersebelahan dengan wana wisata Paralayang Gunung Banyak,” harapnya.

Sementara, Kasi Pembangunan dan Peningkatan Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Batu Hutomo Mandala Putra mengungkapkan untuk akses jalan menuju wisata Paralayang dan Goa Pandawa belum tersentuh perbaikan.

“Ya kendala perbaikan di sana memang karena status kepemilikan lahan milik Perhutani. Sehingga, kami belum dapat menyentuh perbaikan,” tutupnya. (Der/ulm)