Debat Cawali-Cawawali Batu

Pengamat: Penampilan Keempat Paslon Lebih Baik, Tapi…

Keempat Paslon Wali Kota-Wakil Wali Kota Batu usai debat publik sesi 2.
Keempat Paslon Wali Kota-Wakil Wali Kota Batu usai debat publik sesi 2.

MALANGVOICE – Debat publik sesi 2 Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Batu, Sabtu (14/1) malam, di Hotel Singhasari telah selesai.

Keempat Paslon saling menawarkan program, gagasan untuk memikat para pemilik suara.

Selama 1,5 jam dalam 6 sesi, keempat Paslon tampil maksimal dengan menjawab maupun melontarkan pertanyaan ke lawan politiknya.

Pengamat Politik Universitas Brawijaya, Haris El-Mahdi, menyebut, secara umum debat tadi malam (Sabtu, red) lebih baik daripada debat pertama.

Usaha nomor 1 dan 2 dalam menggunakan data dalam pemaparannya dinilai lebih baik.

Sedangkan, nomor 3 dan 4 masih terlalu abstrak, retoris dan normatif dalam menyampaikan program dam menjawab pertanyaan moderator maupun dari calon lawan.

“Tidak ada basis data yang digunakan. Catatan nomor 1 dan 2, penguasaan data lebih diperdalam, suoaya menghasilkan kesimpulan realistis, sesuai kebutuhan wong mbatu,” kata dia, kepada MVoice, Minggu (15/1).

Ia menyayangkan keempat Paslon belum maksimal dalam menawarkan gagasan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Tadi malam (Sabtu, red) tidak ada yang mengupas tuntas sektor pelayanan. Padahal temanya tidak lepas dari itu,” ungkapnya.

Tema debat kedua “Meningkatkan Pelayanan kepada masyarakat dan Menyelesaikan Persoalan Daerah”.

Namun, Haris mengapresiasi penampilan keempat Paslon. Tidak ada saling serang, meski pertanyaan yang dilontarkan dengan jawaban kerap tidak selaras.

“Masing-masing Paslon menjaga etika, tidak ada saling melecehkan. Ini yang patut diapresiasi,” papar dia.