Penambahan Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Malang Didominasi Pendatang dari Zona Merah

Kadinkes Pemkab Malang, Arbani Mukti Wibowo. (Istimewa).
Kadinkes Pemkab Malang, Arbani Mukti Wibowo. (Istimewa).
Article top ad

MALANGVOICE – Penambahan jumlah Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Malang didominasi adanya kedatangan warga dari daerah zona merah.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Arbani Mukti Wibowo, penambahan jumlah pasien terkonfirmasi terpapar Covid-19 selain adanya kedatangan warga dari daerah lain yang berasal dari zona merah, juga diakibatkan peningkatan status dari ODP (Orang Dalam Pantauan) menjadi terkonfirmasi akibat interaksi dengan pasien yang terkonfirmasi positif terpapar Covid-19.

“Setelah kami pelacakan (tracing, red) banyak warga yang kontak dengan orang terkonfirmasi yang sudah meninggal dunia,” tegasnya.

Sebagai informasi, update data terakhir yang berhasil dihimpun melalui laman website satgascovid19.malangkab.go.id pada 7 Mei 2020 sekitar pukul 21.40 WIB, ODR (orang dalam risiko) di Kabupaten Malang ada 2.567 orang.

Sedangkan, ODP (orang dalam pantauan) 370 orang, dengan rincian 53 orang dalam pantauan, 14 orang dalam perawatan, dan 3 orang dalam observasi, 297 orang dinyatakan sembuh, serta 3 orang meninggal dunia.

Sementara, PDP (pasien dalam pengawasan) 231 pasien. Rinciannya, yaitu, 57 orang dalam perawatan di Rumah Sakit (RS), 31 orang menjalani perawatan di rumah, 10 orang dirawat dalam gedung observasi, 99 orang sembuh, dan 16 orang meninggal dunia.

Akan tetapi, untuk total akumulatif konfirmasi positif covid-19 berjumlah 42 orang, komposisinya, 3 pasien dirawat, 14 melakukan isolasi rumah, 4 pasien dalam observasi, dan 12 pasien berhasil sembuh, serta 8 pasien meninggal dunia.(Der/Aka)