Pemprov Jatim Pesan Bilik Sikat Corona

Wali Kota Malang Sutiaji menjajal bilik disinfektan sikat Corona. (Aziz Ramadani MVoice)
Wali Kota Malang Sutiaji menjajal bilik disinfektan sikat Corona. (Aziz Ramadani MVoice)

MALANGVOICE – Bilik penyemprotan disinfektan atau dinamakan Sikat Corona mengundang ketertarikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Inovasi kolaborasi Pemkot Malang dan Universitas Brawijaya itu telah dikirim ke Surabaya.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, secara langsung Gubernur Khofifah Indar Parawansa menghubungi Prof Bisri agar mendapatkan bilik tersebut untuk dipasang di lingkungan Pemprov Jatim.

“Kita harus bergerak bersama sama untuk penanganan Covid-19. Jadi bilik Sico (Sikat Corona) tentu selama memang dibutuhkan maka kita dorong untuk bisa dimanfaatkan di luar Malang juga,” katanya.

BNN Kota Malang

Teknisnya, lanjut dia, secara langsung akan di-handle tim Fakultas Teknik Universitas Brawijaya.

“Yang juga di-backup sepenuhnya oleh Professor Bisri,” imbuhnya.

Langkah-langkah masif, lanjut dia, harus terus dilakukan. Termasuk memaksimalkan memotong mata rantai pergerakan Covid-19. Hal itu yang mendasari penting dan seriusnya mengedukasi masyarakat agar disiplin social discanting.

“Semata agar kita punya langkah dini antisipasi perebakan. Ayo kita bangun kesadaran ini, karena dari kedisiplinan bersama, kita mampu perangi Covid-19,” pungkasnya.

Sementara itu, Profesor Bisri mengatakan, semula Pemprov Jatim memesan empat unit, namun yang bisa terpenuhi dua unit.

“Demikian dengan Polda Jatim, mengajukan tiga unit, baru bisa kita penuhi satu unit. Itu pun sudah kami konsultasikan dengan Pak Wali (Sutiaji),” ujar pria jug Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh ini.(Der/Aka)