Pemancing Ditelan Ombak Pantai Sipelot Ditemukan Tak Bernyawa

Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian. (Istimewa)

MALANGVOICE – Korban kecelakaan laut yang dihantam ombak pantai Sipelot ketika memancing, Juari (50) warga Dusun Krajan, Desa Pujiharjo, Tirtoyudo, berhasil ditemukan dan dievakuasi tim sar gabungan, Senin (2/4) sekitar pukul 09.10 WIB. Sayangnya, kondisi korban sudah tidak bernyawa.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Bagyo Setiono, korban ditemukan tim SAR gabungan dari PMI, BPBD kabupaten Malang, dan SAR Sibat, bersama warga sekitar.

“Alhamdullilah pukul 09.10 WIB, korban sudah berhasil ditemukan, namun dalam kondisi meninggal dunia,” ungkap Bagyo, Senin (2/4) siang.

BNN Kota Malang
Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian. (Istimewa)

Tim SAR Gabungan, lanjut Bagyo, berhasil menemukan korban setelah menyisir pantai sampai sejauh 3 km.

“Korban ditemukan tak bernyawa di dekat TKP awal,” jelas Bagyo.

Sebelumnya, korban bersama anaknya Afrid, sedang memancing di pantai Sipelot dan dihantam ombak pantai pada Minggu (1/4) sekitar pukul 13.30 WIB.

Afrid sempat melakukan pertolongan pada bapaknya. Karena kerasnya ombak, korban terlepas dari pegangan dan hilang ditelan ombak. Begitu bapaknya kehilangan bapaknya, Afrid segera berlari mencari bantuan dan meminta tolong pada warga sekitar.(Der/Ery)