Program Kota Tanpa Kumuh

Pelaksanaan Kotaku di Malang Dievaluasi

Wali Kota Malang, HM Anton, memimpin pertemuan dengan Kepala Program Manager Unit Kotaku Kemen PU. (Muhammad Choirul)
Wali Kota Malang, HM Anton, memimpin pertemuan dengan Kepala Program Manager Unit Kotaku Kemen PU. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) mengevaluasi pelaksanaan peogram Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Kota Malang. Evaluasi ini sekaligus melihat persiapan kelanjutan program berikutnya.

Kamis (9/2), Kepala Program Manager Unit (PMU) Kotaku Kemenpan PU, Didiet Arief Akhdiat, memantau langsung pelaksanaan program ini di Kota Malang. “Awal tahun seperti saat ini, ada beberapa kota yang dijadikan sampel untuk didatangi, salah satunya Kota Malang,” ungkapnya.

Terkait hasil evaluasi dan proyeksi ke depan, dia belum bisa menyebut secara rinci. Yang pasti, dia menegaskan, setiap kawasan memiliki penyusunan Rencana Penataan Lingkungan Permukiman (RPLP).

Dari RPLP itu, pihaknya baru bisa menentukan prioritas pelaksanaan. “Kami ingin lihat evaluasi beberapa hal yang sudah dilaksanakan dan kesiapan berikutnya. Perkiraan ada anggaran Rp 500 juta per kelurahan, tapi tidak semua kelurahan, hanya ya g teridentifikasi kumuh,” imbuhnya.

Sementara itu, secara nasional, pelaksanaan Kotaku melibatkan beberapa donatur, salah satunya Bank Dunia. Keterlibatan ini berupa program program bantuan.

“Total bantuan ini ada USD 433 juta, ini keseluruhan sampai tahun 2020,” pungkasnya.