Pajak Pariwisata Kota Batu Hampir Penuhi Target

Wisata Malam BNS (Achmad Sulchan An Nauri)
Article top ad

MALANGVOICE – Pariwisata Kota Batu sudah mulai bangkit semenjak berlakunya kelaziman baru di Kota Apel itu. Menyongsong hal tersebut, hotel dan tempat-tempat wisata sudah mulai didatangi wisatawan.

Dengan ramainya kunjungan wisatawan yang semakin ramai sejalan dengan penerimaan pajak hotel dan restoran yang menunjukan angka positif. Total pajak yang diterima dari sektor hotel, restoran dan hiburan hampir memenuhi target di penghujung tahun 2020.

“Penerimaan pajak hotel hingga Oktober 2020 mencapai Rp 14 miliar,” ujar Kabid Penagihan Badan Keuangan Daerah (BKD) Ismail Hasan, Senin (23/11). Penerimaan itu sudah Jumlah tersebut sudah memenuhi 95,4% dari target tahun ini yang ditetapkan senilai Rp 15 miliar.

Sedangkan pajak restoran sudah mencapai 95,3% yakni Rp 8,4 Miliar dari target Rp 9,2 Miliar. Pajak hiburan mencapai 86% dengan nilai Rp 12 Miliar dari target 14,3 Miliar. Seluruh data ini dihitung sampai Oktober 2020.

Ismail mengatakan bahwa long weekend pada bulan Oktober sampai November lalu sangat berimbas positif. Karena semakin banyak wisatawan yang datang maka semakin meningkat Pajak Asal Daerah (PAD).

“Kami optimis target paja hotel dan restoran dapat terpenuhi tahun ini,” tegas Ismail. Pasalnya target yang dipatok masih dalam jangkauan realistis jika dikejar.

Ismail masih berhatap bahwa PAD dari hotel dan restoran tetap meningkat. Hal itu bisa dicapai dengan memanfaatkan momentum libur panjang natal dan tahun baru.

Pariwisata menurut Ismail merupakan sektor terpenting di Kota Batu. “Kegiatan pariwisata merupakan penopang utama sumber PAD Kota Batu,” pungkasnya.(der)