Rakor Operasi Lilin Semeru

Operasi Lilin Semeru, 800 Anggota Polres Malang Disiagakan

Rakor Operasi Lilin Semeru 2016 dan Silaturahmi di Polres Malang
Rakor Operasi Lilin Semeru 2016 dan Silaturahmi di Polres Malang

MALANGVOICE – Operasi Lilin Semeru 2016 dan Tahun Baru 2017, sebanyak 800 anggota Polres Malang diterjunkan untuk mengamankan.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung menjelaskan, berdasarkan surat perintah, kebutuhan untuk operasi lilin ini sekitar 400 personel.

“Tapi 800 personel kami siagakan untuk menertibkan gereja dan tempat wisata,” kata dia, saat ditemui usai rapat koordinasi bersama dengan Forkopimda, MUI dan unsur masyarakat lainnya di Ruang Eksekutif Polres Malang, Rabu (21/12).

Dia menjelaskan, Polres Malang akan melaksanakan Operasi Lilin Semeru selama 10 hari sejak 23 Desember hingga 1 Januari 2017.

“Tujuannya untuk memelihara keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kami juga memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat dalam rangka perayaan Natal dan Tahun Baru,” imbuh dia.

Lanjut Ujung, fokus operasi ini mengatasi kemacetan, kecelakaan lalu lintas, bencana alam, street crime, teror bom serta isu-isu intoleransi dan radikalisme.

“Objek pengamanan berupa jalan raya, tempat ibadah, wisata, objek vital dan pemukiman warga,” lanjut salah satu inisiator Operasi Maleo ini.

Polres Malang dalam operasi ini akan mendirikan empat Pos PAM, Pos Pelayanan, ditambah dengan pos tidak tetap di lokasi wisata.

“Kami menyiapkan langkah pencegahan dan penegakan hukum sebagai langkah terakhir,” tegas dia.

Ujung juga mengingatkan mengenai isu intoleransi, radikalisme dan terorisme yang perlu diantisipasi.

Menurut dia, menangkal ini tidak bisa sendiri melainkan bekerja sama dengan TNI, Pemda, seluruh unsur masyarakat dan tokoh pemuda.

Rakor tersebut juga dihadiri oleh Dandim 0818, Letkol (Arm) Muridan dan elemen masyarakat lainnya.