Ngantor di Kecamatan Lowokwaru, Sutiaji Imbau ASN Jangan Mengeluh

Wali Kota Malang Sutiaji saat program Ngantor di Kecamatan Lowokwaru, Selasa (14/1). (Humas Pemkot Malang)
Wali Kota Malang Sutiaji saat program Ngantor di Kecamatan Lowokwaru, Selasa (14/1). (Humas Pemkot Malang)

MALANGVOICE– Wali Kota Malang, Sutiaji mengimbau para ASN terdampak mutasi jangan mengeluh. Sebab, tujuan penataan tersebut tidak lain demi memajukan organisasi.

“Tentu dilihat pula rekam jejak dari masing -masing personel. Tidak ada yang namanya like dan dislike, dan yang namanya proses, tidak mungkin dapat memuaskan semua pihak,” katanya saat program Ngantor di Kantor Kecamatan Lowokwaru, Selasa (14/1).

Maka, lanjut dia, jajaran ASN Pemkot Malang diimbaunya agar menyesuaikan dan mengikuti proses terlebih dahulu.

BNN Kota Malang

“Terima apa adanya dulu. Jangan mengeluh. Pasti akan ada evaluasi,” sambung dia.

Sama halnya saat Ngantor di Kelurahan Cemorokandang, Sutiaji kembali menyoroti kebersihan lingkungan kantor, manajemen ruang pelayanan, front office hingga telecentre yang dikelola kecamatan.

“Wajah depan kantor (kecamatan Lowokwaru) bersih. Tapi ini ada lahan agak tersembunyi di antara gedung kantor nampak kumuh. Nggak boleh seperti ini, yang namanya kebersihan itu bersifat paripurna, secara menyeluruh. Wajah depan dan wajah belakang semuanya harus bersih,” jelasnya.

Alumnus IAIN Malang ini juga menekankan pentingnya memiliki data base potensi wilayah.

“Harus pegang titik nol (awal) bekerja dan bergerak. Semisal, per akhir desember 2019, terdeteksi angka kematian ibu hamil di Lowokwaru sebanyak 5 orang. Maka dari angka (titik) dimaksud, jadi perencanaan target program penurunannya, tentu dengan variabel permasalahannya,” pungkasnya.(Der/Aka)