Kota Malang Memilih Pemimpin

Nanda Berburu Simpati Muslimat NU, Wanedi Gali Potensi Wisata Keramba

Ya'qud Ananda Gudban berburu simpati Muslimat NU (kiri), sedangkan Ahmad Wanedi gali potensi wisata keramba (kanan). (Muhammad Choirul)
Ya'qud Ananda Gudban berburu simpati Muslimat NU (kiri), sedangkan Ahmad Wanedi gali potensi wisata keramba (kanan). (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang nomor urut 1, Ya’qud Ananda Gudban – Ahmad Wanedi, terus berupaya menggaet dukungan. Selasa (6/3), Ya’qud Ananda Gudban menyambangi Muslimat NU ranting Bareng Kartini.

Dalam kesempatan itu, perempuan yang akrab disapa Nanda ini menegaskan, kedatangannya untuk memperluas bersilaturahmi dengan sesama perempuan, khususnya para Muslimat NU. Hal serupa juga telah kerap digelar di tiap-tiap kelurahan Kota Malang guna menyatukan visi misinya.

“Kita menjalin komunikasi, bersilaturahmi sebanyak-sebanyaknya dan seluas-luasnya. Dengan harapan kaum perempuan ataupun ibu-ibu ini bisa memberi dukungan dan suara pada saya dan pak Wanedi dalam Pilwali 2018,” terangnya.

Peraih gelar doktor dari Universitas Brawijaya ini juga optimistis pendukungnya tidak berpindah pilihan. Harapan Nanda bersambut respon positif, seperti yang diungkapkan oleh Uswatun, Sekretaris Muslimat NU Kota Malang.

“Ini merupakan amanah, mulai dari anak cabang sampai anggota ini memiliki kewajiban untuk memberi dukungan kepada mbak Nanda, nomor urut satu,” ujarnya di hadapan ibu-ibu yang hadir.

Ia juga menegaskan jika Nanda ini sebagai sosok role model bagi ibu-ibu ataupun perempuan- perempuan di Kota Malang. Menurutnya, Nanda mewakili suara-suara perempuan bahwa perempuan juga bisa menjadi pemimpin untuk menata Kota Malang menjadi lebih baik dari sebelumnya.

“Semoga melalui visi misi Mbak Nanda untuk noto Malang ini, menjadi ikhtiar kita bersama untuk mewujudkannya,” imbuhnya.

Di tempat terpisah, pendamping Nanda, Ahmad Wanedi, menggali potensi wisata di Kota Malang yang menurutnya tiada habisnya. Kali ini, Wanedi memetakan potensi keramba yang ada di wilayah Kauman Kecamatan Klojen.

Kurang lebih sekitar terdapat 100 keramba yang berada di sungai Brantas. Dari jumlah yang sebanyak itu, Wanedi mengatakan bahwa lokasi tersebut memiliki potensi yang sangat besar untuk dijadikan sebagai tempat wisata.

“Potensi ini, bisa kita jadikan wisata keramba. Kami juga akan melatih masyarakat sehingga mereka mampu mengelola jenis ikan yang ada. Ini bisa jadi ekonomi kreatif,” pungkas bapak dua anak itu.(Coi/Aka)