Museum Angkut Hanya Diizinkan Beroperasi saat Weekend

Dewanti
Kunjungan Wali Kota Batu di Museum Angkut, Kota Batu. (Istimewa)

MALANGVOICE – Destinasi Wisata Museum Angkut Kota Batu kembali dibuka Sabtu (18/7). Namun, hanya diizinkan beroperasi pada saat weekend saja, Sabtu dan Minggu Pukul 11.00 sampai dengan 19.00 WIB.

Hal tersebut dibenarkan oleh Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko yang melakukan pengecekan SOP Kesehatan di Museum Angkut sekaligus pembukaan kembali destinasi tersebut.

“Ini baru Museum Angkut dan ini pun belum tiap hari buka. Jadi hanya weekend saja,” ungkapnya pada Sabtu (18/7).

Hadir pula Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso dan beberapa Forkompinda Kota Batu lainya saat pengecekan SOP kesehatan.

Lebih lanjut, kata Dewanti, dibukanya tempat pariwisata menunggu kesiapan dan verifikasi dari tim Satgas. Ia menambahkan, selain kesiapan SOP kesehatan, jumlah pengunjung juga menjadi salah satu pertimbangan.

“Sehingga ketika dibuka, paling tidak pengunjungnya ada, sehingga operasionalnya balance,” tambahnya.

Dewanti yang melakukan pengecekan kesiapan diterapkannya protokol kesehatan di Museum Angkut mengatakan SOP yang diterapkan sudah luar biasa dan sangat memadai.

“Tadi saya sampaikan, tergantung orang sendirinya (pengunjung) menjalankan bagaimana, tetapi ketika SOP kesehatan itu tidak ditegakkan oleh karyawan ini yang jadi masalah,” tandasnya.

Sementara itu, Dewanti menjelaskan bahwa persiapan pembukaan bukan hanya fasilitas tetapi juga karyawan dirapid test. Dengan begitu, Ia optimistis bisa aman dan nyaman.

Selain itu, dengan dibukanya tempat wisata, Dewanti berharap bukan hanya banyak pengunjung yang menjadi konsen pelaku usaha pariwisata melainkan perlu diperhatikan SOP kesehatannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq mengatakan Kota Batu dengan serius mempersiapkan pariwisata dengan semaksimal mungkin dan dengan protokol kesehatan yang ketat. Ia berharap menjadi wisata Kota Batu yang dapat dipercaya oleh wisatawan domestik maupun nasional.

“Ini ditunjukkan dengan pembukaan Museum Angkut ini yang notabene dinilai oleh gugus tugas tim gugus sangat siap,” ungkapnya.

Dengan harapan, kata Arif, dengan dibukanya Museum Angkut, bisa diikuti oleh destinasi wisata lain yang dalam proses verifikasi kesiapan pembukaan. Ia menambah museum angkot bisa menjadi contoh dalam menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin dan tertib.

“Mudah-mudahan ini mendorong, mengangkat Kota Wisata Batu, menjadi kunjungan wisatawa yang strategis, memberikan support luar biasa kepada pemerintah daerah,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan bahwa hotel, restoran, dan destinasi wisata di Kota Batu sudah 94 tempat yang sudah mengajukan verifikasi pembukaan. Pihaknya akan terus mendorong objek-objek wisata lebih mempersiapkan diri dan nantinya kembali dapat menerima wisatawan.(der)