Meski Ada Protes, DPRD Kabupaten Malang Akan Menggelar Penyampaian Visi Misi Calon Wabup

ilustrasi
ilustrasi
Article top ad

MALANGVOICE – Meski ada yang memprotes, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang tetap akan menggelar penyampaian visi misi bagi Calon Wabup.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang, Kholiq menyampaikan, pihaknya telah menjadwalkan kegiatan penyampaian visi misi bagi Calon Wakil Bupati Malang tersebut.

“Kegiatannya akan digelar besok (Selasa 8/10, red). Untuk jadwal persisnya belum tahu karena besok juga ada agenda paripurna. Tapi yang jelas ada agenda penyampaian visi misi Calon Wakil Bupati Malang,” ungkapnya, saat dikonfirmasi awak media, Senin (7/10).

Menurut Kholiq, kedua Calon Bupati Malang tersebut, dinilai telah memenuhi verifikasi persyaratan.

“Agenda mungkin hanya itu penyampaian visi misi. Verifikasi persayaratan sudah selesai. Tahapan selanjutnya menunggu proses lebih lanjut. Jika lolos penjaringan, salah satu dari mereka akan menjadi pendamping Bupati Malang HM Sanusi untuk menjalankan roda pemerintahan Kabupaten Malang,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MVoice, kedua Calon Wakil Bupati Malang tersebut yakni dosen STIE Malangkuceswara, Mohamad Soedarman, dan Abdur Rosyid Assadullah, Wakil Ketua Pengurus Cabang Perguruan NU (Pergunu) Kabupaten Malang.

Sementara itu, Mohamad Soedarman ketika dikonfirmasi menyampaikan, dirinya saat ini sedang mempersiapkan penyampaian visi misi, di tengah-tengah kesibukannya di kampus sebagai dosen.

“Persiapannya biasa saja, yang pasti sesuai dengan kapasitasnya, saya akan menyampaikan sebaik mungkin sebagai calon wabup. Mungkin setelah semua selesai saya bisa melayani (wawancara, ref),” tegasnya singkat.

Di sisi lain, Abdur Rosyid Assadullah mengaku telah siap untuk menyampaikan visi misi dihadapan anggota DPRD Kabupaten Malang.

“Saya sudah siap. Saya siap membantu Bupati Malang dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Malang, dan akan fokus dalam bidang pengembangan sumber daya manusia, pengentasan kemiskinan dan pendidikan,” tukasnya.(Der/Aka)