Menuju Pilkada Kabupaten Malang 2020, Partai Gerindra Dekati Tiga Partai Besar

Article top ad

MALANGVOICE – Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Indonesia Raya (DPC Gerindra) Kabupaten Malang saat ini tengah mendekati tiga partai politik (Parpol) besar untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020.

Pendekatan tersebut dilakukan untuk menjajaki koalisi dengan tiga partai besar untuk mengusung Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) dari sosok internal di Pilkada Kabupaten Malang 2020, walau dipastikan partai berlambang kepala burung Garuda tidak mengusung calon sendiri.

“Kami jajaki semua ketiga partai besar (PDI Perjuangan, Golkar, dan PKB, red). Minggu kemarin saya sudah ketemu dan berkomunikasi dengan perwakilan tiga partai itu,” ucap Ketua DPC Gerindra Kabupaten Malang, Chusni Mubarak, saat dihubungi, Senin (29/6).

Menurut Chusni, saat ini dirinya lebih memfokuskan pada penjajakan untuk membangun koalisi dan menjalin komunikasi intens dengan ketiga parpol tersebut, dan untuk penentuan sikap koalisinya, akan ditentukan pada bulan Juli mendatang.

“Saat ini saya sedang membereskan dulu komunikasi pada tataran DPC tiga partai itu. Juni ini selesai,” jelasnya.

Dengan begitu, lanjut Chusni, hasil dari penjajakan tersebut akan disampaikan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra.

“Hasil komunikasi tersebut nanti akan saya sampaikan ke DPW Gerindra Jatim dan DPP pusat. Insyaallah bulan Juli rekomendasi turun, baru kami bisa menjelaskan kearah mana,” teranya.

Sebagai informasi, Gerindra sendiri tidak bisa mengusung Cabup dan Cawabup karena hanya memiliki tujuh perwakilan di Parlemen. Sedangkan, untuk mengusung pasangan Cabup dan Cawabup di Pilkada 2020 Kabupaten Malang, suatu partai harus memiliki keterwakilan 20 persen di parlemen atau 10 kursi.

Untuk tiga partai yang akan berkoalisi dengan Gerindra sendiri, hanya Golkar yang memiliki kursi di parlemen di bawah 20 persen.

Golkar hanya memiliki delapan kursi. Namun, partai berlambang beringin ini ada tambahan satu kursi dari Partai Hanura yang memastikan diri berkoalisi mengusung Siadi-Tyas Sujud.

Sementara itu, PKB sebenarnya memiliki 12 kursi di parlemen dan itu sudah cukup untuk mengusung Cabup dan Cawabup sendiri. Akan tetapi, sampai saat ini PKB belum mengambil sikap siapa yang akan diusung menjadi Cabup dan Cawabup.

Namun, belakangan ini, santer dikabarkan jika PKB bakal mengusung Ketua PCNU Kabupaten Malang, dr. Umar Usman ketimbang mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Didik Budi Muljono.

Dab yang terakhir, PDI Perjuangan dengan pasangan Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi) memiliki 12 kursi. Jumlah tersebut sebenarnya sudah cukup lebih untuk memastikan mengusung calon sendiri.

Namun partai PDI Perjuangan ini telah menerima beberapa Parpol untuk membentuk koalisi dalam Pilkada Kabupaten Malang yang akan digelar pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang, dan beberapa parpol telah memastikan diri untuk berkoalisi yakni, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Nasional Demokrat (NasDem).(der)