Peluru Nyasar

Melayat ke Rumah Duka, Danlanud Sebut Tak Ada Faktor Kesengajaan

Danlanud Abdulrachman Saleh, Marsma TNI Julexi Tambayong saat melayat ke rumah duka.(istimewa)
Danlanud Abdulrachman Saleh, Marsma TNI Julexi Tambayong saat melayat ke rumah duka.(istimewa)

MALANGVOICE – Danlanud Abd Saleh, Marsma TNI Julexi Tambayong, melayat ke rumah duka korban peluru nyasar, Buawi, warga Desa Baturetno, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Selasa (8/8).

Julexi juga ikut mengantar jenazah ke peristirahatan terakhir serta menyerahkan santunan ke keluarga.

Melalui Kepala Penerangan, Mayor Sus Hamdi Londong Allo, Danlanud menyampaikan bela sungkawa dan mengutarakan bahwa tidak ada faktor kesengajaan sedikit pun.

“Kejadian itu murni kecelakaan. Pihak TNI AU sudah memberitahukan sejak awal akan ada latihan menembak,” katanya, kepada MVoice.

Dikatakan, saat latihan menembak yang diikuti 52 personel dari Yonko 464 Wing II Paskhas selalu diawali dengan imbauan ke masyarakat. Hal itu merupakan standar prosedur khusus yang harus dilakukan untuk menjaga keamanan.

Sesuai kesepakatan dengan warga, setiap TNI AU menjalani latihan, warga berjanji tidak pergi ke ladang atau bertani.

Sebelum latihan, Provos TNI AU mengimbau masyarakat dengan berkeliling agar memastikan tidak ada orang di wilayah latihan. Bendera merah tanda ada latihan menembak juga sudah terpasang.

“Peringatan lain ditandai dengan tembakan beberapa kali ke bawah tanah. Secara prosedur tidak ada masalah. Murni kecelakaan,” ungkapnya.

Pihak TNI AU berharap ke depan kejadian seperti ini tidak terulang. Selama ini, TNI AU bersama masyarakat sekitar memiliki hubungan baik.


Reporter: Miski
Editor: Deny Rahmawan
Publisher: Yunus Zakaria