Kota Malang Memilih Pemimpin

Mangkir Saat Pendaftaran Nanda-Wanedi, Fadli Terancam Dipecat

Pasangan Ya'qud Ananda Gudban dan Ahmad Wanedi berbincang dengan DPW Partai Nasdem Jawa Timur, Rendra Kresna, dan Sekretaris DPC PDIP Kota Malang, Abdul Hakim. (Istimewa)
Pasangan Ya'qud Ananda Gudban dan Ahmad Wanedi berbincang dengan DPW Partai Nasdem Jawa Timur, Rendra Kresna, dan Sekretaris DPC PDIP Kota Malang, Abdul Hakim. (Istimewa)

MALANGVOICE – Ketua DPD Partai Nasdem Kota Malang, M Fadli, terancam dipecat dari partai besutan Surya Paloh itu. Hal ini merupakan buntut ketidakhadirannya saat pendaftaran pasangan Ya’qud Ananda Gudban – Ahmad Wanedi sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang.

Akibatnya, Nasdem tercoret dari daftar partai pengusung pasangan Nanda – Wanedi. Ancaman pemecatan ini dilontarkan langsung oleh Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Timur, Rendra Kresna.

Rendra menilai, mangkirnya Fadli dari proses pendaftaran di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang patut dipertanyakan. “Ketidakhadirannya ini jadi pertanyaan semua pihak, apa pun alasannya tidak boleh melakukan seperti itu,” sesalnya, Kamis (11/1).

Bupati Malang ini menambahkan, seharusnya Fadli lebih bersikap gentle dengan melaksanakan keputusan DPP Partai Nasdem. Sebab, lanjut dia, apapun yang telah menjadi keputusan DPP, wajib dilaksanakan semua kader di semua tingkatan, termasuk pada tataran DPD.

“Oleh karena itu yang dilakukan Ketua DPD Partai Nasdem Kota Malang bukan cerminan kader Nasdem. Partai juga akan menindaklanjuti dengan memberikan sanksi. Sanksinya bisa sampai pemecatan,” tegasnya.

Ancaman ini tentu saja berdampak pada status Fadli sebagai anggota DPRD Kota Malang. Jika benar Nasdem memecat Fadli, anggota Komisi C itu bisa dikenakan Pergantian Antar Waktu (PAW).

Di sisi lain, Rendra juga menyampaikan permohonan maaf atas ulah kadernya ini. “Sebagai Ketua DPW Nasdem, khususnya kepada Nanda – Wanedi, saya minta maaf. Sekali lagi, ini bukan perwatakannya kader Nasdem yang seperti itu,” tandasnya.

Hingga berita ini ditulis, Fadli enggan menyampaikan banyak tanggapan. MVoice sempat terhubung melalui percakapan seluler, namun Fadli mengaku masih sibuk.

“Sebentar ya Mas, ini saya masih rapat,” ujarnya, singkat, sambil mengakhiri sambungan seluler.(Coi/Aka)