Malang Jejeg Datang Lebih Awal, Berharap Debat Berjalan Seru

Article top ad

MALANGVOICE – Pasangan Calon (Paslon) Heri Cahyono-Gunadi Handoko dari jalur independen yang mengusung tagline Malang Jejeg mendatangi lobby gedung DPRD Kabupaten Malang untuk mengikuti debat publik dalam dalam acara Debat Pilbup 2020, Jumat (30/10).

Paslon nomor urut 3 Malang Jejeg datang lebih awal dibanding 2 paslon lainnya. Mereka

“Alhamdulilah, kita datang langsung menuju meja absen dan masuk secara bertahap, karena menghindari kerumunan. Kami sampai jam 6 kurang, kami siap untuk debat malam ini,” ungkap Ketua tim kerja Malang Jejeg, Soetopo Dewangga, saat ditemui awak media, Jumat (30/10).

Pria yang akrab disapa Topo menjelaskan, dalam pelaksanaan debat nanti, dirinya masih menganggap membosankan lantaran pemilihan panelis yang dihadirkan malam ini kurang mempresentasikan sesuai dengan tema yang di usung.

“Panelisnya saya kira kurang cocok dengan tema Kesejahteraan rakyat, memang betul dari akademisi namun tetap saja kurang mengerucut apalagi ada 6 dari total panelis yang ada itu tokoh agama,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Topo, dirinya beberapa waktu lalu telah melayangkan nota proses. Namun, hingga belum ada tindak lanjut dari KPU Kabupaten Malang.

“Belum ada tindak lanjutnya. Ya sudah, saya berharap dalam debat yang tersisa 2 tahapan kedepan, panelisnya berganti, agar lebih baik kualitas debatnya nanti,” tegasnya.

Sebab, tambah Topo, saat ini masyarakat membutuhkan jiwa pemimpin yang cerdas dan berani tampil apa adanya.

“Millenial sekarang kurang berminat dalam dunia politik, maka ini sebenarnya adalah kesempatan bagi kami untuk mengajak gabung millenial yang di kenal lebih berani dalam bertindak dan berkata, disamping itu kami benar-benar murni independent yang tidak membawa embel embel partai politik”, tukasnya.(der)