Mahasiswa UB Tingkatkan Pendapatan Masyarakat Pesisir

Mahasiswa UB saat Pengmas. (istimewa)

MALANGVOICE – Pengabdian lima mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) mampu meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Rosong, Kecamatan Nonggunong, Pulau Sapudi.

Mereka adalah Sibawi, Seftyaningtyas, Ayu Retno Wulandari, Sri Murti, dan Suryanto. Bidang pengabdian yang mereka lakukan bernama Mabios atau Mangrove Biodiversity in Sapudi.

Sebelum lima mahasiswa UB datang ke desa tersebut, masyarakat sekitar hanya mampu mencukupi kebutuhan makan melalui penghasilan yang didapat dalam waktu satu hari. ”Melalui program Mabios, selain mampu mencukupi kebutuhan, mereka mempunyai tambahan ekstra sebanyak Rp 314 ribu,” kata Suryanto.

BNN Kota Malang

Dikatakan, penghasilan tambahan yang didapat masyarakat Desa Rosong berasal dari pemberdayaan pohon mangrove yang jumlahnya semakin menipis di Pulau Sapudi. Dalam program Mabios masyarakat diajari bagaimana membibitkan mangrove dan cara pengolahan.

“Dari pemberdayaan kreatifitas yang telah kami ajarkan, mereka mampu menjual 20 ribu bibit mangrove ke Pulau Kangean, dan menjual hasil olahan mangrove berupa sirup, dodol, dan selai ke masyarakat,” jelasnya.

Menurut Sibawi, program pengabdian masyarakat selain bertujuan untuk melestarikan mangrove juga berdampak panjang terhadap ekologi biota laut terutama karen mangrove. “Ke depan kami mempunyai rencana untuk membuat ekowisata mangrove melalui program pemberdayaan tersebut,” tutupnya.