Lontong Cap Go Meh Kuliner Penutup Imlek

Gambar hidangan khas Cap Go Meh, (end).

MALANGVOICE – Hari Penutupan dari rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek biasanya mengadakan acara yang dinamakan Cap Go Meh.

Peringatan Cap Go Meh ini biasa dilakukan masyarakat Tionghoa berlangsung selama 15 hari.

Menurut penjelasan Marketing Communication Hotel Tugu Malang Reimanda Azka, pihaknya telah menyediakan beberapa fitur untuk perayaan Cap Go Meh salah satunya kuliner khas perpaduan hidangan Tionghoa-Indonesia.

Lebih jelasnya, kata Manda, kuliner khas Lontong Cap Go Meh ini terdiri dari lontong yang disajikan dengan opor ayam, sayur lodeh, sambal goreng hati, acar, telur, pindang, abon sapi, bubuk koya, sambal, dan kerupuk.

“Melati Restauran Hotel Tugu Malang menyajikan hidangan Spesial Lontong Tjap Go Meh. Biasanya anggota keluarga selalu berkumpul dan menikmati hidangan khas ini,” ungkapnya.

Namun lontong Cap Go Meh yang disediakan Hotel Tugu ini memiliki sedikit sentuhan yang berbeda.

Terdiri dari Loempia Oedang khas resep Madame Nancy Kwan, lontong yang dibuat dengan beras berkualitas tinggi lalu ditusuk dengan bambu, Ajam Boemboe Koening resep si Mpok, Oedang Goreng Kering, Sambel Goreng Laboe Siem, Telor Petis, Sate Ayam, acar kuning, sagon kelapa dengan ebi, bubuk kedelai, emping mlinjo, dan lain-lain.

Kemudian Manda menambahkan, untuk hidangan penutup yang telah disediakan Melati Restaurant Hotel Tugu Malang yaitu Ronde Tiga Warna untuk menghangatkan tubuh.

“Setelah menyantap Lontong Tjap Go Meh, akhiri dengan Ronde Tiga Warna yang menghangatkan tubuh,” ujarnya.

Untuk sajian yang disediakan sejak (25/2/2021) hingga (25/3/2021) dengan paketan dengan harga yang dibandrol Rp 118 ribu per paketnya.

Selain itu, hantaran Tjap Go Meh ini nantinya akan dihias apik dengan pilihan porsi mulai dari 3 orang, dan tersedia melalui layanan pesan antar.(end)

article bottom ad