Lembaga Survei TerUKUR Keluarkan Rilis Peta Kekuatan dan Elektabilitas Tiga Paslon Bupati Malang

Bagan hasil Survei Elektabilitas Tiga Paslon Bupati Malang. (Istimewa).
Article top ad

MALANGVOICE – Lembaga Survei TerUKUR, mengeluarkan rilis hasil survei terkait peta kekuatan dan elektabilitas setiap Pasangan Calon dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020 mendatang.

Dari hasil tersebut, Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, unggul atas dua paslon lainnya.

Direktur Lembaga Survei TerUKUR, Hasan Ubaidillah mengatakan, lembaganya telah melakukan survei yang dimulai pada tanggal 6 hingga 11 November 2020 tentang elektabilitas masing-masing Paslon. Hasilnya menunjukkan Paslon nomor urut 1 SanDi mendapatkan perolehan elektabilitas 54,4 persen, sedangkan Paslon nomor urut 2 LaDub 30,3 persen, dan paslon dari jalur independen Heri Cahyono – Gunadi Handoko (Malang Jejeg) mendapat 7,6 persen

“Jika dilihat dari hasil tersebut, maka Paslon nomor urut 1 SanDi berpotensi unggul di Pilkada Kabupaten Malang 2020 yang akan digelar pada tanggal 9 Desember mendatang,” ungkapnya, saat dikonfirmasi, Sabtu (28/11).

Menurut Hasan, perolehan elektabilitas tersebut diambil melalui metode tatap muka secara langsung dengan 800 responden yang tersebar secara proporsional di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Malang.

“Kami menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error +/- 3,4 persen, dengan derajat kepercayaan 95 persen,” jelasnya.

Pria yang juga sebagai Dosen di Universitas Brawijaya Malang ini menjelaskan, dalam Pilkada Kabupaten Malang 2020, dukungan massa Nahdlatul Ulama (NU) juga terpecah pada 3 Paslon, dan yang paling banyak mengalir ke Paslon SanDi mencapai 52,5 persen. Sementara, massa NU yang memilih Paslon nomor urut 2 LaDub sebanyak 34,4 persen, dan Paslon Malang Jejeg hanya mendapatkan 7,0 persen.

“Ada massa NU yang tidak mengambil sikap atau tidak menjawab, jumlahnya sedikit, hanya 6,0 persen,” tandasnya.(der)