Kurangi Pemakaian Plastik, Siswa SDN Sukun 1 Bagikan 600 Kantong Kertas

Aksi siswa - siswi SDN Sukun 01 bagi - bagi kantong kertas memperingati HPSN, Kamis (21/2). (Linda)
Article top ad

MALANGVOICE – Siswa – siswi SDN Sukun 1 Kota Malang membagikan ratusan kantong kertas, Kamis (21/2). Total ada 600 lembar kantong kertas dibagikan ke pedagang pasar dan toko -toko di sekitaran kawasan sekolah.

Bagi – bagi kantong kertas ini memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh tepat hari ini. Tujuannya menggugah kesadaran agar mengurangi penggunaan kantong plastik yang semakin mengkhawatirkan bagi kelestarian lingkungan. Ya, aksi ratusan siswa – siswi didominasi kelas 4 dan 5 itu merupakan wujud kepedulian mereka terhadap maraknya sampah plastik yang merusak.

Kantong kertas tersebut juga dibuat oleh siswa-siswi sendiri dengan total 20 buah per siswa.

Koordinator Kegiatan, Juliono menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran siswa-siswi akan pentingnya menjaga lingkungan. Terutama agar bebas dari sampah plastik.

“Bukan hanya soal pemberian gratis kami kepada pedagang tetapi yang paling penting adalah menumbuhkan kesadaran siswa-siswi agar mengurangi penggunaan plastik,” jelasnya.

Juliono menambahkan, juga sangat penting menumbuhkan kesadaran masyarakat dan pedagang soal penggunaan sampah plastik yang merusak lingkungan.

“Seperti diketahui Indonesia menduduki peringkat kedua untuk produksi sampah di dunia, dan itu sangat memperihatinkan, makanya butuh kesadaran dari banyak pihak untuk mengurangi produksi tersebut. Salah satunya dengan pemanfaatan kertas,” urainya.

Pembagian kantong kertas ini juga merupakan kelanjutan dari kegiatan tahun sebelumnya, yakni kegiatan kampanye dengan pemberian stiker sosialisasi di jalan sekitar sekolah.

“Tahun lalu hanya kampanye saja dengan memberi stiker peduli lingkungan, tahun ini baru kita aksi dengan memberikan secara lansung kepada masyarakat,” sambung dia.

Selain membagikan kantong keretas, mereka juga melakukan pemungutan sampah.

“Jadi selain anak-anak membagikan kantong kertas, guru-guru di sini juga dikerahkan untuk memungut sampah di daerah Bimasakti dan Puskesmas Sukun,” pungkasnya. (Der/Aka/MG2)