Kontak Langsung Pasien Positif Covid-19, Warga Satu RT Isolasi Diri Berjemaah

Kadinkes Pemkab Malang, Arbani Mukti Wibowo. (Toski D).
Kadinkes Pemkab Malang, Arbani Mukti Wibowo. (Toski D).
Article top ad

MALANGVOICE – Puluhan warga di Pujon saat ini harus melakukan isolasi mandiri secara berjamaah. Ini akibat kontak langsung dengan pasien terkonfirmasi positif terpapar Covid-19.

“Ada 45 Kepela Keluarga (KK) atau satu RT yang mengisolasi diri,” ucap Kelapa Dinas Kesehatan (Kadinkes) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Arbani Mukti Wibowo, Minggu, (3/5).

Menurut Arbani, puluhan warga tersebut, diduga telah terpapar Covid-19 dari pasangan suami-istri yang telah positif sebelumnya.

“Mulai Jumat (1/5) kemarin isolasinya, saat ini sedang dalam proses tracing, mereka diduga pernah kontak dengan pasien positif yang suami istri itu dan sekarang isolasi sampai tidak tahu kapan” jelasnya.

Selama masa isolasi diri, lanjut Arbani, mereka bakal dipasok makan mentah yang nantinya bisa dimasak oleh warga sendiri.

“Untuk konsumsi itu dari Dana Desa (DD). Mereka diawasi terus oleh petugas keamanan (Karantina mandirinya), dalam hal ini dari polsek,” terangnya.

Sebagai informasi, pasangan Suami-Istri yang terpapar Covid-19 tersebut dikarenakan, suaminya pergi Gowa, Sulawesi.

Sang Suami awalnya tidak mengalami dan merasakan ada keluhan kesehatan. Ia ditengarahi sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG).

Petugas akhirnya melakukan swab tes dan hasil yang keluar terlebih dahulu milik istrinya dengan menunjukkan terkonfirmasi positif terpapar Covid-19.

Setelah itu, disusul hasil tes Swab sang suami yang juga dinyatakan positif Covif-19.

Dengan begitu, pihak Dinkes Pemkab Malang langsung melakukan rapid test kepada anak-anak dari pasangan suami istri tersebut, dan hasilnya non-reaktif.(Der/Aka)