Polemik Penebangan Pohon

Komisi A Klaim Kecolongan

Anggota DPRD Kota Batu saat memimpin jalannya hearing di gedung DPRD Kota Batu, Selasa (31/10). (Aziz Ramadani)
Anggota DPRD Kota Batu saat memimpin jalannya hearing di gedung DPRD Kota Batu, Selasa (31/10). (Aziz Ramadani)

MALANGVOICE – Polemik penebangan pohon di Jalan Ir Soekarno Desa Beji seolah menunjukkan kelemahan koordinasi dan pengawasan legislatif – eksekutif. Merespon itu, DPRD Kota Batu segera merumuskan solusi dan tindaklanjut agar tidak terjadi hal serupa.

“Kami kecolongan terkait izin dari provinsi ini,” kata Sugeng Anggota Komisi A DPRD Kota Batu saat hearing di Gedung DPRD Kota Batu, Selasa (31/10).

Sugeng melanjutkan, langkah selanjutnya yang perlu segera dibahas adalah regulasi itu sendiri. Terlebih kondisi Kota Batu kini banyak berubah akibat pesatnya investor.

“Tentu harus ada regulasi yang perlu dibahas agar tidak terjadi lagi
penebangan. Harus ada punishment (hukuman) yang adil,” ujarnya.

Pihaknya sangat menyayangkan penebangan pohon tanpa koordinasi yang baik.

“Saya sebelum jadi dewan juga hobi tanaman. Minimal pengganti pohon baru harus sama diameter dan tinggi pohon yang ditebang,” tutupnya.

Fahmi Alkatiri Anggota DPRD Kota Batu Fraksi Nasdem menambahkan, pihaknya akan segera meminta kejelasan langsung ke Pemprov Jatim khusus Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga. Pohon yang ditebang juga harus diganti sesuai pohon semula.

“Kami akan segera klarifikasi Pemprov Jatim,” pungkasnya. (Der/Aka)