Khofifah Tambah Ventilator RS Rujukan COVID-19 di Malang

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (Istimewa)
Article top ad

MALANGVOICE – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan ventilator baru (alat bantu pernapasan) kepada sembilan rumah sakit (RS) rujukan penanganan COVID-19 di wilayah Malang Raya, Sabtu (19/9). Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan proses penyembuhan pasien terpapar virus.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, bantuan tersebut merupakan usulan dari masing-masing rumah sakit rujukan penanganan COVID-19.
Rinciannya, Rumah Sakit Tentara (RST) Soepraoen, Rumah Sakit Lavalette Malang, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar Malang, dan Rumah Sakit Muhammadiyah Malang.

Kemudian, Rumah Sakit Islam Aisyiyah Malang, Rumah Sakit Islam Kota Malang, Rumah sakit Wava Husada Kabupaten Malang, RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang, dan RS Prima Husada Kabupaten Malang.

Sedangkan dua ventilator lainnya, diserahkan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mardi Waluyo Kota Blitar, dan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar.

“Total ada 11 ventilator yang kami serahkan untuk rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 di Malang Raya dan Blitar. Besok akan kami distribusikan lagi ke Bojonegoro, Probolinggo dan Banyuwangi,” kata Khofifah.

Pengoperasian alat tersebut, lanjut Khofifah, para tenaga medis bakal dilatih terlebih dahulu secara daring.

“Seluruh penerima akan diberikan pelatihan dari tim USAID. Itu untuk memastikan proses penggunaannya, keselamatan, dan lainnya. Pelatihan dilakukan secara virtual,” imbuhnya.

Ia berharap, bantuan ventilator tersebut dapat meningkatkan jumlah kesembuhan pasien konfirmasi positif COVID-19 di wilayah Malang Raya. Penanganan agar virus tak terus menular di wilayahnya juga terus dimaksimalkan.

“Upaya penanganan COVID-19 akan terus kami maksimalkan. Diharapkan angka kesembuhan COVDI-19, di Jawa Timur terus meningkat,” pungkasnya.(der)