Kesehatan Hewan Kurban Dipantau Ketat

Kepala Dinas Pertanian Kota Malang, Ir Hadi Santoso.

MALANGVOICE – Menjelang peringatan hari raya Idul Kurban, Dinas Pertanian berencana memeriksa kesehatan hewan kurban sebelum disembelih (Postmorthem). Sasarannya yakni para penjual hewan kurban dan juga masjid yang sudah menerima sumbangan hewan kurban dari masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian Kota Malang, Hadi Santoso mengatakan, prioritas pengecekan akan dilakukan pada hewan yang sudah dikirim kepada masjid. Sebab, nantinya hewan itulah yang akan disembelih dan dibagikan ke warga penerima hewam kurban. “Tanggal 20 September kita mulai cek terjun ke lapangan,” kata Hadi, Rabu (16/9).

Usai melakukan pengecekan, nantinya Dinas Pertanian juga memantau hewan kurban pasca disembelih (Antemorthem) tanggal 24 September mendatang. Pengecekan ini dilakukan guna memastikan cara pembolengan hewan hingga packing dilakukan secara benar.

BNN Kota Malang

“Tahun depan kita akan programkan agar penjual hewan kurban ini terpusat pada satu titik di wilayah kelurahan atau kecamatan,” imbuhnya.

Tujunnya, agar pemeriksaan hewan mulai dari hulu atau penjual bisa dilakukan dengan intensif dan baik. Pasalnya, dengan lokasi penjualan hewan yang ada saat ini Dinas Pertanian kesulitan dalam memantau penjual hewan kurban.

“Kalau saat ini kita masih jemput bola dan mencari, kalau mereka sudah dikumpulkan jualannya kan enak memantanya,” tegas pria yang akrab disapa Soni ini.

Ia memprediksi, meski kondisi ekonomi sedang terpuruk tidak mempengaruhi jumlah hewan kurban yang disembelih, bahkan tahun ini diperkirakan ada kenaikan jumlah. “Hewan kurban ini kebanyakan datang dari luar kota, seperti Probolinggo, Tulungagung, dan Kabupaten Malang,” pungkasnya.