Kematian AP Terungkap, Dibunuh Teman Sendiri

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar (tengah) saat menunjukkan Barang Bukti. (Toski D).
Article top ad

MALANGVOICE – Polres Malang akhirnya berhasil mengungkap kasus kematian AP, yang jasadnya ditaruh di tengah ladang Singkong, Desa Sukowilangun, Kalipare, pada Senin (30/12) kemarin.

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan, kasus penemuan mayat di tengah ladang Singkong tersebut merupakan korban pembunuhan. Korban dibunuh oleh teman korban yang sebelumnya nongkrong bareng di sebuah warung kopi, di Desa Sukowilangun, Kalipare.

“Alhamdulillah, kurang dari 24 jam pelaku berhasil kami tangkap. Pelaku bernama Santoso (20) ini masih satu Desa dengan korban,” ungkapnya, saat rilis di Polres Malang, Selasa (1/12).

Penangkapan pelaku tersebut, lanjut Hendri, dilakukan setelah Satreskrim memeriksa 7 orang saksi. Dalam pemeriksaan tersebut, diperoleh sederet fakta yang didapat dari beberapa saksi yang sebelumnya diperiksa.

“Fakta terkuak jika pelaku (Santoso, red) yang membunuh AP. Di tangan pelaku ada barang bukti barang bukti berupa handphone, dan berdasarkan hasil autopsi jasad korban, ditemukan kejanggalan, ada bekas cekikan di leher,” jelasnya.

Menurut Hendri, berdasarkan pengakuan pelaku, mereka baru kenal hampir satu bulan dan sering berjumpa di sebuah warung kopi. Namun korban mengucapkan kata kurang mengenakkan pada pelaku yang membuat pelaku merasa tersinggung dan muncul niat untuk membunuh.

“Pelaku kenal biasa dengan korban, sering nongkrong bareng juga. Tapi karena perkataan korban yang menyinggung membuat pelaku akhirnya punya niat untuk membunuh,” terangnya.

Akibat ulahnya, tambah Hendri, pelaku dikenakan pasal 80 ayat 3 junto pasal 76 C UU 23 2014 tentang perlindungan anak atau pasal 340 KUHP atau pasal 338 KUHP dan atau pasal 365 ayat 3 KUHP.

“Pasalnya berlapis karena pelaku melakukan rencana pembunuhan, undang-undang perlindungan anak dan pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” pungkasnya.

Sebagai informasi, di dalam pemberitaan sebelumnya, sosok anak laki-laki berinisial AP (13) meninggal secara misterius di tengah ladang Singkong dengan kondisi ditutup dengan daun singkong ini merupakan anak laki-laki yang sebelumnya dikabarkan menghilang sejak hari Jum’at (27/11), dan ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi hampir membusuk di sebuah Ladang Singkong pada hari Senin (30/11).(der)