Keluarga Terus Mencari Informasi Keberadaan Mulyono di Makkah

Foto H. Mulyono dan istrinya, Hj. Siti Asiyah. (fathul/malangvoice)

MALANGVOICE – Keluarga besar H Mulyono dan Hj. Asiyah, jamaah haji asal Kota Batu yang hilang di Mina, tak bosan mencari informasi. Mereka terus mengikuti perkembangan pemerintah menginformasikan jamaah haji Indonesia.

Saat MVoice berkunjung ke rumah Mulyono di Jalan Melati, RT 02 RW 04, Dusun Karangmloko, Desa Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, suasana lengang.

Anak kandung Mulyono, Didik Pujatmiko, mengatakan setiap hari dirumahnya diadakan istighotsah mengirim doa ke kedua orangtuanya agar selamat. Khusus malam Rabu dan malam Jumat, dilakukan istighosah dan ratib.

BNN Kota Malang

“Sesuai adat masyarakat sini, kami menggelar istighosah mengundang tetangga-tetangga. Jadi sejak hari pertama hingga 40 hari kemudian kami istighosah,” ungkap Didik kepada MVoice, beberapa menit lalu.

Ia menceritakan, kedua orangtuanya kali pertama berangkat haji. Meskipun ayahnya sudah berusia 64 tahun, namun secara fisik masih kuat karena rajin ke kebun. Begitu pula ibundanya, Siti Asiyah, masih dalam keadaan sehat.

Mulyono dan Asiyah berangkat menunaikan ibadah haji bersama saudaranya, Juri dan Rokayah. Sejak terjadi tragedi Mina, Mulyono dan Asiyah berpisah dengan Juri dan Rokayah.

“Kami terus mencari informasi melalui paman kami di sana, termasuk dari Kepala Rombongan di KBIH Al Ikhlas. Kami berdoa supaya bisa lekas ditemukan dalam kondisi selamat,” ucap Didik dengan menahan kesedihan.

Selain informasi dari KBIH dan pamannya, Didik juga mendatangi kantor Kemenag Kota Batu untuk sekedar mendapatkan informasi.-