KASN Nilai Kinerja ASN Pengaruhi Niat Investor ke Indonesia

Screenshot webinar, Sekda Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat. (Toski D).
Article top ad

MALANGVOICE – Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Agus Pramustino menilai kinerja ASN Indonesia pengaruhi niat para investor luar negeri untuk berinvestasi di Indonesia.

“Hingga saat ini banyak investor luar negeri sliweran (mondar-mandir) tapi tidak satupun yang masuk ke Indonesia,” ungkap Agus, saat acara webinar memperingati HUT ke-1260 Kabupaten Malang dengan tema Membangun Birokrat Tangguh dan Amanah di Masa Pandemi, Senin (23/11).

Menurut Agus, memang banyak investor luar negeri yang melirik Indonesia di awal, tapi keputusan akhir malah memilih berinvestasi ke negara lain, lantaran ASN Indonesia masih angkuh saat melayani masyarakat.

“Itu berdasarkan hasil evaluasinya pada tahun 2019 silam. Saat ini mental ASN seperti penguasa, itu harus diganti. Contoh kalau diberikan masukan (sama masyarakat) sering (ASN mudah) tersinggung. Kita harus merubah itu. Menjadi pelayan publik, artinya mental kita (ASN) juga harus sebagai pelayan publik,” jelasnya.

Sebab, lanjut Agus, sebagai abdi negara, ASN harusnya mulai citizen oriented atau orientasi bekerjanya harus sebagai pelayan masyarakat bukannya dilayani masyarakat, itulah salah satu penyebab investor enggan memilih Indonesia sebagai tempat berinvestasi.

“Rubalah mental itu. Jika ada warga yang mengeluh ya kita dengar, ada yang mengapresiasi kita ucapkan terimakasih. Kewibawaan bukan karena tampilan kita, tapi lebih kepada berprestasi terhadap pelayanan publik,” terangnya.

Jika ASN Indonesia bisa berorientasi pada Pekerjakan, tambah Agus, maka secara otomatis banyak investor yang berinvestasi ke Indonesia.

“Seperti di China atau Jepang, disana ASNnya memiliki kinerja yang dinilai cukup baik, contoh etos kerja dan disiplin kerjanya cukup tinggi. Disana, ASNnya memiliki etos kerja untuk melayani publik tinggi. Di Jepang itu juga dalam waktu satu tahun, total telat seluruh ASN itu cuma 7 menit. Ini total seluruh ASN lalu dikalkulasi. Jadi sungguh hebat. ASN Jepang itu kalau sudah mau rapat waktu sebelum rapat sudah datang dan siap. Ini lah abdi negara. Dan investor percaya pada negara itu jika ASN kinerjanya baik dan melayani,” tandasnya.

Dalam webinar tersebut juga turut hadir sebagai pembicara Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat dan juga Media Expert sekaligus Direktur Deazha, Dewi Yuhana sebagai moderator webinar.(der)