Kunjungi Parang Tejo, Nikmati Kesegaran Air Terjun yang Tersembunyi

Air terjun Parang Tejo. (Istimewa)
Air terjun Parang Tejo. (Istimewa)

MALANGVOICE – Malang memang selalu menyuguhkan destinasi wisata alam yang ciamik. Setelah sempat heboh dengan Jatim Park 3, ada lagi tempat wisata yang lagi hits. Adalah Parang Tejo, sebuah air terjun tersembunyi.

Parang Tejo berada di Dusun Princi, Desa Gadingkulon, Dau, Kabupaten Malang. Untuk menuju kesini, kamu harus menempuh jarak sekitar kurang lebih 20 km dari pusat Kota Malang. Meski melelahkan, pemandangan air terjunnya sangat indah dan mengapus rasa lelah.

Dengan ketinggian seratusan meter, air terjun Coban Parang Tejo ini memang menarik. Di sini air meluncur dengan lembut dari atas. Terlebih lagi lokasinya yang berada di lereng Gunung Butak membuat suasana liburan ke air terjun ini makin menyenangkan.

Bukan hanya air terjun, Parang Tejo juga punya berbagai spot foto yang Instagrammable lho. Pengunjung bisa puas berfoto dengan background alam dan air terjun yang mempesona

lihat link: Ayunan Maut, Spot Foto Uji Andrenalin di Parang Tejo.

Sekadar informasi, nama Parang Tejo berasal dari bahasa Jawa. Kata “parang” ini artinya tebing, dan ‘tejo’ sendiri bisa diartikan pelangi. Penamaan ini disebutkan karena terkadang muncul pelangi akibat percikan air terjun yang halus.

Soal rutenya, kamu bisa memilih dua rute ini. Yang pertama adalah berangkat dari perempatan Dieng Plaza Malang: Pergi ke arah barat – ketemu Universitas Merdeka Malang – lanjut lewat Perumahan Dieng – Pangkalan Mikrolet STL masih lanjut – jalur Kalisongo – Petungsewu – Tegalweru – setelah menemukan Pertigaan Dukuh Sempu, ambil arah ke kiri Desa Gadingkulon – Dukuh Princi – Parang Tejo.

Rute ke dua adalah berangkat dari Museum Brawijaya: Pergi lewat Jalan Bondowoso – Jalan Tidar – Jalan Puncak Mandala – Jalan Puncak Yamin – Jalan Esberg sampai ketemu Pangkalan Mikrolet AT – Dari tempat itu lanjut ke – Jalan Candi V – Desa Karangwidoro – Petungsewu Tegalweru – Setelah kamu menemukan Pertigaan Dukuh Sempu, ambil arah ke kiri Desa Gadingkulon – Dukuh Princi – Parang Tejo.

Rute ke tiga lewat jalan utama antar kota Malang-Batu: Ambil arah ke Batu hingga melewati Pemandian Sengkaling – Dari sengkaling ke barat – pertigaan Polsek Dau kiri – perempatan Semanding ke kiri – Asrama Putri Arrohmah – Dukuh Sempu lurus – Desa Gadingkulon – Dukuh Princi – Parang Tejo.

Nah, bagaimana menurutmu? Menarik bukan. Di Parang Tejo juga ada tempat untuk berkemah. (Der/Ery)

Ayunan Maut, Spot Foto Uji Andrenalin di Parang Tejo

Ayunan Maut di Parang Tejo. (Istimewa)

MALANGVOICE – Malang punya wisata alam luar biasa. Salah satunya adalah air terjun Parang Tejo. Air terjun ini terletak di Dusun Princi, Desa Gading Kulon, Dau, Kabupaten Malang.

Baru-baru ini pihak pengelola menambahkan berbagai macam tambahan spot foto menarik. Pengunjung bisa bebas mengambil foto selfie dengan suguhan pemandangan alam luar biasa.

Mau tau apa saja spot foto di sana? Yuk simak rangkuman Malangvoice berikut ini.

1. Ayunan Maut

Spot foto ini hits di berbagai sosial media lantaran mereka berfoto duduk/berdiri di atas ayunan yang menggantung dari ketinggian. Latar belakangnya adalah perbukitan dan hamparan pohon pinus. Kalau ingin naik ayunan ini, pastikan kamu tidak fobia ketinggian ya. Benar-benar menguji andrenalin kamu.

Ayunan Maut di Parang Tejo. (Istimewa)
Ayunan Maut di Parang Tejo. (Istimewa)

2. Jembatan Panjang Kayu

Ada lagi spot menarik di Coban Parang Tejo, yaitu sebuah geladak kayu yang dibangun memanjang. Banyak yang menyebutnya jembatan panjang meskipun geladak kayu ini tak berfungsi sebagai penghubung. Dan uniknya, jembatan panjang ini malah sering jadi spot selfie dengan latar belakang pohon-pohon pinus di sekitarnya. Wow!

Ayunan Maut di Parang Tejo. (Istimewa)
Ayunan Maut di Parang Tejo. (Istimewa)

3. Bukit Terbang

Bukit Terbang, sebuah kawasan terbuka di sekitar puncak perbukitan. Taman ini lengkap dengan berbagai spot selfienya, mulai dari spot selfie sayap, bunga raksasa, hutan pinus, rumah akar, gerbang kupu terbang, dan sebagainya.

(Der/Ery)

VIDEO: Vampir Goyang Maumere Bikin Pengunjung Eco Green Park Ngakak

Vampir hibur pengunjung Eco Green Park, Jatim Park Grup, Jumat (16/2). (Aziz / MVoice)
Vampir hibur pengunjung Eco Green Park, Jatim Park Grup, Jumat (16/2). (Aziz / MVoice)

MALANGVOICE – Sejumlah 7 vampir china atau jiangshi berkeliaran di Eco Green Park, Jatim Park Grup, Jumat sore (16/2). Namun, para pengunjung tak dibuat takut oleh vampir identik dengan baju hitam yang sukanya loncat ini.

Benar saja, vampir ini memang berparas seram. Namun, begitu musik Maumere berdendang, mereka kompak bergoyang dan menari. Alhasil para wisatawan dibuat tertawa.

Vampir yang kemudian ditempeli kertas mantra ini bahkan jadi rebutan wisatan. Tentunya untuk diajak berswafoto. Eh, vampir ini juga bisa bergaya di hadapan kamera.

Pengelola Eco Green Park sengaja bikin kejutan kepada pengunjung guna meramaikan Imlek. Dipilih vampir untuk ganti suasana. Dari tahun sebelumnya menggelar pertunjukan barongsai.

“Bedanya, vampir yang biasanya menyeramkan kami konsep menghibur karena bisa menari,” kata Manager Eco Green Park Anggun Dwi C.S kepada MVoice.

Tidak hanya itu, lanjut Anggun, pihaknya memberikan hadiah berupa angpao. Terutama kepada pengunjung yang berani berswafoto dan menari bersama vampir.

“Ada banyak hadiah mulai cokelat dan uang yang kami kemas di pohon angpao,” tutup Anggun.(Der/Aka)

Mobil Tenaga Listrik Karya Anak UB Jadi Koleksi Museum Angkut

Aristo EV 1 mobil tenaga listrik FT Universitas Brawijaya dihibahkan ke Museum Angkut, Senin (12/2). (Aziz / MVoice)
Aristo EV 1 mobil tenaga listrik FT Universitas Brawijaya dihibahkan ke Museum Angkut, Senin (12/2). (Aziz / MVoice)

MALANGVOICE – Museum Angkut Jatim Park Grup kembali menambah koleksinya. Teranyar adalah mobil listrik karya mahasiswa Apatte 62 Brawijaya jurusan teknik mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya.

Serah terima mobil dengan bernama Aristo EV 1 berlangsung di Hall Museum Angkut, Senin (12/2). Aristo EV 1, mobil dengan bentuk seperti kapsul berwarna merah putih ini miliki catatan prestasi mumpuni di bidangnya. Baik kejuaraan tingkat nasional maupun internasional.

Mobil itu berhasil juara 2 nasional pada kejuaraan energy marathon challenge 2014. Lalu peringkat 8 Shell Eco Marathon Asia 2014 Manila, Philipina. Dan peringkat 5 Shell Eco Marathon Asia 2015 Manila, Philipina.

Bahan dasar mobil ini adalah karbon fiber. Tenaganya memanfaatkan baterai lithium dengan intensitas baterai 85 persen. Untuk kecepatannya mobil sekitar 320 kilometer per kilowatt perjam. Mobil itu dirakit pada tahun 2012 dan tuntas di tahun 2013

Manajer Apatte 62 UB, Tiara Shinta menjelaskan, hibah kerja sama ini bertujuan jadi ajang mengedukasi para wisatawan. Khususnya para pelajar dan mahasiswa.

“Kalau kami taruh di sini banyak aspek bisa jadikan pembelajaran. Supaya tahu bahwa Indonesia, khususnya di Malang punya mobil dan bisa membuat mobil listrik,” ujar Tiara.

Sementara itu Operational Manager Museum Angkut Endang A. Shobirin menjelaskan, Museum Angkut merupakan destinasi wisata yang peka terhadap perkembangan dunia teknologi, edukasi dan inovasi. Sesuai dengan visi dan misi, pihaknya sangat peduli dunia pendidikan. Terlebih produk ramah teknologi kaitannya produk gerakan hemat energi. Tak terkecuali apa yanh diusung oleh Universitas Brawijaya ini melalui mobil Aristo EV 1 tersebut.

“Terima kasih kontribusi para mahasiswa UB yang telah menciptakan sesuatu yang menginspirasi. Tentu semakin menginformasikan dan mengedukasi wisatawan bahwa di sini tidak hanya mobil zaman kuno. Melainkan juga teknologi alat angkut terbaru juga ada,” tutup Endang.(Der/Aka)

Mbois, Mobil Garang Fast and Furious Hadir di Museum Angkut

Mobil merek Chevrolet Chevelle warna merah biasa muncul di film Fast and the Furious koleksi baru Museum Angkut, Minggu (4/2). (Aziz / MVoice)
Mobil merek Chevrolet Chevelle warna merah biasa muncul di film Fast and the Furious koleksi baru Museum Angkut, Minggu (4/2). (Aziz / MVoice)

MALANGVOICE – Penggemar film Fast and Furious pasti kenal dengan Dominic Torreto. Nah, mobil yang biasa dikendarai tokoh yang diperankan Vin Diesel tersebut mejeng di Museum Angkut Jatim Park Grup.

Mobil tipe American Muscle Car ini adalah Chevrolet Chevelle SS. Sengaja didatangkan pengelola demi melengkapi koleksi yanh kini berjumlah total 215 unit.

Mobil berwarna dominasi merah ini bahkan kabarnya hanya diproduksi enam unit saja. Guna perkenalan pertama, Minggu siang (4/2) mobil berkekuatan 450 daya kuda ini langsung ditest-drive di Jalan Sultan Agung Kota Batu.

“Kami sengaja ingin menunjukkan bahwa mobil ini masih bisa digunakan. Bukan hanya sekadar pajangan, tapi masih layak dikendarai,” kata Operational Manager Museum Angkut Endang A. Shobirin kepada MVoice.

Endang menambahkan, mobil garang asal USA keluaran 1975 ini didatangkan dengan harga berkisar Rp 400 jutaan. Proses pengirimannya pun memakan waktu sekitar 48 hari.

“Setiap tahun kami selalu menghadirkan yang baru. Supaya wisatawan tidak bosan. Karena memang harus ada sesuatu yang baru,” tukasnya.

Selain Chevrolet Chevelle SS, ada 15 koleksi mobil baru yang dihadirkan, di antaranya, Pontiac model Chieftain buatan tahun 1953. Chevrolet model corvette tahun 1954. Oldsmobile model hardtop buatan tahun 1953. Chevrolet model Chevrolet model Bel Air buatan tahun1960. Ford model fairlane tahun buatan 1959. Hudson model rambler tahun buatan 1955.

Kemudian, ada Ford model Econoline tahun 1962. Chevrolet model corvette tahun buatan 1963. Chevrolet model 3100 tahun buatan 1949. Nash model ambassador tahun buatan 1952. Verolex model CV tahun buatan 1969. Jaguar model SS100 buatan tahun 1937.

Mercedes Benz modem SSK tahun buatan 1929. Ford TT MODEL Texaco Tow Truck tahun buatan 1923. Ford AA model sinclair gasoline tanker Truck buatan tahun 1929. Dan Ford model A Chichago police paddy Wagon.(Der/Aka)

Gahar! Hardcore iCafe Sediakan Fasilitas Standar Internasional Bagi Gamers

Puluhan komputer dengan spesifikasi prima disiapkan. (Anja)
Puluhan komputer dengan spesifikasi prima disiapkan. (Anja)

MALANGVOICE Hardcore iCafe baru saja diresmikan sebagai sebagai GeForce-Certified Platinum iCafe. Hardcore iCfe yang dulunya hanyalah warnet sederhana dengan beberapa komputer dan fasilitas tidak berstandar itu kini berubah total dengan fasilitas gaming terbaik dan terstandar untuk e-sports (olahraga digital) level dunia.

Hardcore iCafe mempersenjatai diri dengan NVlDlA GeForce GTX GPU, siap menyuguhkan pengalaman gaming terunggul kepada para gamers yang akan mengasah kemampuan di tempat tersebut.

Selain itu, dukungan teknologi terdepan NVIDlA serta standardisasi yang tinggi yang dihadirkan Hardcore iCafe diharapkan dapat mengoptimalkan kontribusinya sebagai salah satu fasilitas yang siap digunakan untuk mendukung pembinaan e-sports Indonesia, khususnya mencetak atlet-atlet gaming maupun para analis serta komentator andal yang bisa memiliki prestasi membanggakan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, pemilik Hardcore iCafe, Stevanus, mengaku sangat bangga Hardcore menjadi GeForce-Certified iCafe Platinum pertama di Indonesia dan sekaligus berkesempatan untuk menjadi salah satu fasilitas e-Sports berstandar internasional di lndonesia.

“Dukungan teknologi terdepan dan standardisasi internasional menjadikan kami memiliki kesempatan yang semakin besar dalam turut mengoptimalkan pembinaan prestasi generasi digital Indonesia. Khususnya yang berada di Malang dan sekitarnya, dalam mengembangkan diri menjadi insan berprestasi yang mampu mengharumkan nama sekolah, daerah, maupun Indonesia melalui e-Sports,” kata dia.

Baca Juga: Asyik! Dukung E-Sports, NVDIA Buka iCafe di Kota Malang

Bukan berarti sebagai tempat gaming, iCafe akan bebas dan tempat santai tanpa peraturan, justru Hardcore iCafe akan menerapkan aturan yang ketat dan berorientasi pada pembinaan guna mampu menciptakan potensi-potensi di dunia e-sports Malang dan sekitarnya agar ke depannya dapat berkontribusi terhadap perkembangan e-sport tanah air.

Untuk mendukung komitmen tersebut, Stevanus telah melengkapi iCafenya dengan fasilitas yang dapat dimanfaatkan peminat e-Sports dalam mengoptimalkan bakat serta kemampuannya, seperti fasilitas Battle Arena, Broadcast Studio. Bootcamp, dan premium gaming mom. Khusus untuk fasilitas Virtual Reality Roam akan siap dihadirkan di Bulan Februari mendatang.

Melalui suguhan teknologi dan fasilitas yang lengkap dan canggih, iCafe yang berlokasi di Jalan Dieng No 27 D-F, Bareng, Kota Malang, ini juga memungkinkan pemuda mengasah bakat dan kemampuan sebagai pemandu atau komentator jalannya pertandingan yang juga dituntut piawai dalam menganalisa dalam bahasa yang cerdas dan segar, meningkatkan kemampuan sebagai Youtuber, atau sebagai games programmer yang mampu bersaing di tingkat internasional.(Der/Aka)

Liburan, Kampung Tematik Digruduk Ribuan Wisatawan Luar Kota

Pengunjung asik berpose di salah satu lukisan 3 dimensi. (Anja A)

MALANGVOICE – Liburan Tahun Baru 2018 jadi kesempatan masyarakat untuk memanfaatkan waktu bersama keluarga. Lokasi wisata kampung tematik Kota Malang banyak diserbu masyarakat, seperti Kampung Tridi dan Kampung Warna-Warni Jodipan (KWJ),

Menurut pantauan MVoice di lapangan, sebagian besar adalah wisatawan dari luar kota seperti Blitar, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, bahkan Jakarta. Mereka asyik melihat-lihat berbagai lukisan 3 dimensi dan mengambil swafoto di beberapa spot menarik.

Ramainya pengunjung di Kampung Tridi dan KWJ. (Anja A)

Menurut keterangan salah seorang warga, Dolly, kampung Tridi dan KWJ mulai ramai pengunjung sejak dua pekan terakhir. Sejak liburan Natal, hingga hari ini, Senin (1/1), jumlah pengunjung meningkat empat kali lipat setiap harinya.

“Kalau hari biasa paling 200-300 pengunjung/hari. Ini empat kali lipatnya. Ini tiap hari ramai begini,” katanya saat ditemui MVoice.

Dia menambahkan, wisatawan mulai berkunjung sejak pukul 06.00-20.00 WIB. Lalu lintas sekitar kampung tematik sampai macet parah saking ramainya. Bahkan tempat parkir dalamv kampung sudah tidak mampu menampung motor pengunjung. Solusinya warga membuka beberapa tempat parkir sementara di sekitar kampung.

Salah seorang pengunjung asal Surabaya, Fitriana Dewi, mengaku baru pertama kali datang ke Tridi dan KWJ. Menurutnya lokasi wisata ini cukup unik dan menarik sebagai lokasi berfoto.

“Tadi beli tongsis di dekat tempat parkir. Buat selfie selfie, Mbak,” pungkasnya.(Der/Yei)

Libur Akhir Tahun, Ini Tempat Rekreasi di Malang yang Wajib Dikunjungi

MALANGVOICE – Liburan Natal dan Tahun baru menjadi kesempatan emas bagi Anda yang ingin menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga. Jangan bingung memilih tempat tujuan, karena Malang punya beberapa rekomendasi tempat wisata yang ramah keluarga selain pantai. Apa saja?

MVoice merangkum 6 tempat wisata di Malang Raya yang direkomendasikan untuk liburan keluarga akhir tahun ini.


1. Taman Kelinci atau Taman Hobbit

Bagi yang belum tahu, tempat wisata yang berlokasi di Jalan Paralayang, Desa Pandesari, Pujon, Kabupaten Malang ini sebenarnya bernama Plaza Graden Wisata Edukasi Rabbit Field. Namun, orang lebih senang menyebutnya sebagai Taman Kelinci Malang.

Daya tarik utama yang dimiliki oleh destinasi wisata dengan pemandangan alam yang indah ini adalah hadirnya rumah hobbit yang mirip seperti latar tempat di film Lord of The Rings. Tidak cuma asyik untuk berfoto, anak-anak bisa bermain puas dengan kelinci lucu


2. Selecta

Kini Taman Rekreasi Selecta dipenuhi dengan wahana seru dan menarik Rekreasi Selecta. Mulai dari bioskop 4D, berbagai permainan tunggangan, taman air, serta tempat swafoto paling hits ada di sana. Siapkan baju renang Anda karena Selecta juga dilengkapi wahana kolam renang


3. Museum Angkut

Museum yang memiliki koleksi sekitar 300 kendaraan dari berbagai masa dan negara ini bahkan disebut sebagai yang terbesar di Asia Tenggara. Sambil menyerap informasi tentang sejarah kendaraan di dunia, Anda juga bisa berwisata kuliner dan berswafoto ria di sana. Ada banyak spot Instagramable yang dapat Anda jumpai ketika berada di tempat wisata yang beralamat di Jalan Sultan Agung, Kecamatan Batu, Malang, Jawa Timur.


4. Jatim Park 1,2 dan 3

Jawa Timur Park yang biasa disebut Jatim Park oleh pengunjung ini merupakan taman hiburan terbesar di Malang. Saking luasnya, tempat liburan ramah anak ini terbagi menjadi dua kawasan lho. Bahkan, dalam waktu dekat ini akan ditambah satu kawasan lagi. Tiap kawasan memiliki keunikan tersendiri yang bisa Anda coba bersama anak-anak.

Jatim Park 1 terkenal dengan wahana bermain, kolam renang, serta galeri etnik nusantara. Berbeda dengan Jatim Park 1, Jatim Park 2 lebih mengusung konsep edukatif. Di sana terdapat Museum Satwa, Secret Zoo, dan Eco Green Park. Yang terbaru adalah Jatim Park 3, lengkap dengan wahana swafoto, dan museum dinosaurus.


5. Taman Wisata Agro

Taman Wisata Agro yang berlokasi di Perkebunan Teh Wonosari, Lawang, Malang, ini memungkinkan Anda untuk melakukan berbagai aktivitas seru bersama keluarga. Kegiatan menyenangkan yang bisa dicoba selagi berada di sana adalah kegiatan menantang, seperti flying fox, ATV, panjat dinding, paint ball, tur mempelajari produksi teh, dan masih banyak lagi.


6. Kampung Tematik Malang

Ada berbagai macam kampung tematik di Kota Malang. Ada kampung Warna-Warni Jodipan lengkap dengan jembatan kaca di atas sungai Brantas. Kampung Tridi lengkap dengan berbagai macam lukisan tiga dimensi keren. Cocok untuk tempat swafoto bersama keluarga.(Der/Ak)

VIDEO: Serunya Berpetualang di Dunia Game VR Jatim Park 3

Zona Game VR di Jatim Park 3 (Aziz R)
Zona Game VR di Jatim Park 3 (Aziz R)

MALANGVOICE – Saat berkunjung ke Dino Mall Jatim Park 3, rugi tidak mencoba zona Virtual (VR) Arena. Zona ini hadir cocok untuk gamers dengan permainan yang memiliki teknologi canggih.

Tepatnya berada di Dino Mall lantai dua. Dalam VR Arena itu terdapat empat pilihan permainan dengan keseruan berbeda-beda. Seperti mix reality experience, permainan pilihan tentang berburu monster yakni tentang sword gladiator dan atomic VR.

Dalam bermain pengunjung harus menggunakan peralatan seperti kacamata dan remote controller. Anda aka berduel satu lawan satu layaknya gladiator di arena laga. Menariknya, pengunjung juga dapat menyimpan video saat bermain.

“Kalau zona mix reality ini pengunjung bisa dapat rekaman video saat bermain dalam game tersebut. Gamers ini seolah bermain nyata,” ungkap Penanggung Jawab VR Arena, Gilang Permata.

Kemudian ada VR Bridge, sambil menggunakan kacamata dan stik pada dua tangan, pengunjung ditugaskan dengan misi menyelamatkan kucing terjebak pada sebuah gedung. Untuk menyelamatkan kucing ini tidak mudah. Sebab harus melintasi sebuh papan kecil untuk menjemput dan mengembalikan kucing pada tempat yang aman.

Lalu ada game XD yang mengharuskan pemainya masuk dalam mobil tank. Pengunjung juga diharuskan mengenakan kacamatan 3D dan membawa pistol. Di ruangan kedap suara, Anda akan dihadapkan pada peperangan melawan sekumpulan mumi. Permainan ini untuk usia 18 ke atas. Sedangkan 18 tahun ke bawah pengunjung akan diajak menyusuri hutan dengan mobil tank tersebut.

“Selain itu kita juga ada virtual shooter experience dan virtual jetpack simulator,” tutupnya.(Der/Ak)

Dua Tahun Berturut, Selecta Raih 1 Juta Kunjungan

Taman Rekreasi Selecta. (Aziz Ramadani/MVoice)

MALANGVOICE – Taman Rekreasi Selecta, Kota Batu kembali ukir 1 juta jumlah kunjungan selama dua tahun berturut. Tahun ini, rekor tersebut dibukukan, Minggu (26/11).

Sebelumnya, tahun 2016 Selecta menorehkan satu juta jumlah kunjungan wisatawan, tercatat pada 26 Desember 2016. Bahkan, hingga tutup tahun, jumlahnya terus bertambah mencapai 1.077.000 pengunjung.

Jumlah itu memang belum memenuhi target tempat wisata yang terletak di Desa Tulungrejo, Bumiaji, itu tahun 2017. Sebab, target kunjungan wisatawan 2017 ini adalah 1,2 juta. Namun, di sisa waktu hingga pengujung 2017, pengelola Selecta optimistis bisa melampaui target.

Direktur PT. Selecta, Sujud Hariadi, mengatakan, tercapainya total 1 juta wisatawan lebih awal ini jadi kabar membahagiakan. Maka, diperkirakannya kunjungan bisa melebihi target yang ditetapkan.

“Ini sebuah prestasi. Sudah dua tahun ini Selecta bisa mendatangkan hingga satu juta wisatawan,” kata Sujud.

Sujud melanjutkan, konsistensi jumlah kunjungan wisatawan tak terlepas dari inovasi yang terus diciptakan. Dicontohkannya, Selecta terus memberikan fasilitas pelayanan maksimal, mulai perawatan, kebersihan, bertambahnya wahana yang menarik dan unik. Paling penting, penambahan spot-spot foto yang ‘Instagramable’.

Total wahana di Selecata saat ini ada delapan. Meliputi flying fox, berkuda, family coaster, perahu ayun, sky bike, sepeda air, cinema 4 dimensi, dan kidie ride.

“Kami selalu mengevaluasi Selecta. Apa yang kurang ditambahi untuk memanjakan wisatawan,” ujarnya.

Momen kunjungan 1 juta, PT Selecta memberikan surprise alias kejutan.Tepatnya untuk wisatawan dengan tiket seri nomor 1 juta. Pengunjung beruntung adalah Ashab Basarudin, wisatawan asal Mojokerto.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Batu, Punjul Santoso, mengapresiasi sukses Selecta yang sejak dua tahun terakhir mampu menembus satu juta pengunjung serta pemberian reward kepada wisatawan. Menurut dia, diraihnya kunjungan satu juta di bulan November menunjukkan peningkatan yang signifikan terkait kunjungan di Selecta.

“Ini dapat dicapai karena manajemen memberikan fasilitas yang nyaman kepada pengunjung,” tutup Punjul.(Der/Ak)