28 November 2022
28 November 2022
21.6 C
Malang
ad space

Kembali Bersaing, Nokia Luncurkan N1

MALANGVOICE – Nokia meluncurkan produk anyar untuk menyaingi pasar smartphone kelas menengah ke bawah. Produk itu diberi nama N1.

N1 diklaim sebagai ponsel pintar pertama yang dilengkapi Android Oreo™ (Go Edition) yang mudah digunakan semua orang serta dapat mengoperasikan aplikasi lebih cepat dan ringan dibanding ponsel lain.

Marketing Head Nokia Indonesia, Miranda Vania Waroka, menyatakan, N1 bisa memberikan pengalaman menggunakan smarphone dengan nyaman meski hanya memiliki RAM 1GB.

Selain itu, N1 hadir tanpa bloatware dan dibekali layar IPS 4,5 inchi hemat daya serta baterai 2150 mAh. Uniknya, seperti ponsel zaman dahulu, baterai N1 tidak ditanam, artinya bisa dilepas sewaktu-waktu.

Memenuhi kebutuhan masyarakat akan koneksi, N1 sudah lengkap dengan sinyal 4G dan prosesor quad-core. Namun, di bagian kamera hanya terpasang 5 MP di belakang dan 2 MP di depan.

“Kami ingin memberikan pengalaman terbaik menggunakan Android dengan N1. Target kami bisa menyasar kalangan milennial zaman sekarang,” lanjutnya.

Selama launching N1, HMD Global selaku pemegang merek Nokia memberikan harga khusus. Vania memastikan produk bisa didapat dengan mudah.

“Produk kami pastikan gampang didapat. Cuma kalau di daerah agak jauh itu tergantung pengiriman atau shipping,” tandasnya.(Der/Aka)

Dosen Pertanian Unitri Malang Sulap Limbah Sayur Jadi Pakan Ayam

Proses pengolahan pakan ayam. (istimewa)

MALANGVOICE – Dosen Universitas Tribhuwana Tunggadewi (Unitri) Malang berhasil menyulap limbah sayur yang tidak dapat konsumsi manusia untuk diolah menjadi pakan ternak ayam dengan harga terjangkau.

Diawali dari permasalahan pakan yang dihadapi oleh peternak ayam Sumber Rejeki, di daerah Singosari dan Landungsari Kabupaten Malang. Tiga dosen Unitri yakni Wahyu Mushollaeni, Eka Fitasari, dan Atina Rahmawati yang melakukan pengadian kepada masyarakat melakukan terobosan dengan mengubah limbah sayur menjadi pakan ternak ayam.

“Permasalahan utama yang dihadapi peternak ayam Sumber Rejeki adalah belum tercukupinya dan tersedianya pakan ayam yang memenuhi kebutuhan nutrisi, namun dapat diperoleh dengan harga yang terjangkau,” ungkap Wahyu.

Namun, kata Wahyu, pada sisi yang lain, kelompok petani sayur Siswandi dihadapkan pada permasalahan cukup banyaknya yakni limbah sayur dari golongan low grade dan bagian sayur yang tidak dapat dikonsumsi manusia.

“Apabila limbah sayur tersebut menumpuk dan busuk, dapat menjadi penyebab pencemaran lingkungan dan bau yang menyengat di tempat pembuangan sampah. Oleh karena itu, sebagai alternatif untuk mengurangi potensi pencemaran tersebut adalah dengan memanfaatkan limbah sayur menjadi bahan baku pelet pakan ayam broiler,” terang Wahyu.

Selain untuk meningkatkan nilai guna limbah sayur yang masih mengandung komponen nutrisi, juga untuk meningkatkan nilai ekonomisnya yaitu penjualan pelet pakan kering. Kegiatan pengabdian masyarakat tidak lain bertujuan untuk menghasilkan pakan yang murah dari limbah sayur petani dan meningkatkan produksi ternak dengan parameter tingkat efisiensi pakan Feed Convertion Ratio (FCR), mortalitas, dan peningkatan bobot badan.

Sementara metode pelaksanaan dalam program ini adalah penyuluhan dan praktek langsung pembuatan pelet, pendampingan selama pemeliharaan, dan mengamati hasil terhadap produksi broiler. Tiga jenis limbah sayur dengan jumlah terbanyak yaitu dari kubis, daun kol putih, dan sawi digunakan sebagai bahan baku pelet.

Diperkuat dengan keterangan dari Eka Fitasari, hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan pelet limbah sayur memberikan FCR 2,12; mortalitas 0%; serta peningkatan bobot badan sebesar 1265,583 g.

“Formulasi yang digunakan dalam pembuatan pelet pakan ayam adalah 15% limbah sayur; jagung 56,5%; tetes tebu 1%; tepung kanji 4,5%; tepung daging 20,3%; limbah sayur 15%; premix broiler 2%; yang dan minyak 0,7%. Nutrisi yang dihasilkan dari komposisi pakan tersebut yaitu energi 2936 kkal/kg dan protein 19%,” beber Eka.(der)

Hore! Android LG Q6 Plus dan LG G6 Plus Kini Dijual Tanpa Pre-Order

Android LG Q6 Plus dan LG G6 Plus. (LG)
Android LG Q6 Plus dan LG G6 Plus. (LG)

MALANGVOICE – Para pecinta smartphone LG kini bisa melompat gembira. Pasalnya Android LG Q6 Plus dan LG G6 Plus kini dijual di gerai offline di seluruh Indonesia. Sebelumnya gadget ini ini dijual hanya lewat cara pre-order.

Usai ditawarkan terbatas lewat opsi early bird, LG Indonesia (LG) memulai pemasaran luas smartphone Android LG Q6 Plus dan LG G6 Plus di Tanah Air. Selain dijual melalui gerai offline (toko fisik), LG Q6 Plus dan LG G6 Plus juga dijual di 15 toko online di Indonesia.

“Kemudahan ini tak hanya hadir dari luasnya distribusi keduanya, namun juga melalui penawaran khusus yang kami berikan untuk menandai peluncurannya di Indonesia,” ujar Head of LG Mobile Communications Indonesia, Heegyun Jang, dalam keterangan tertulisnya, Senin (9/10).

Sebagai versi upgrade dari generasi sebelumnya, LG G6 Plus mengandalkan kapasitas memori RAM 4 GB dan memori internal 128 GB. Peningkatan LG Q6 Plus memberinya dukungan RAM 4 GB dan memori internal 64 GB.

Untuk menebus LG G6 Plus, peminat sepanjang periode ini akan mendapat cashback hingga Rp 600,000 dari harga resminya yang Rp 8,999,000. Di sisi lain, LG Q6 Plus penawarannya termasuk cashback hingga Rp 300,000 dari harganya yang Rp 3,699,000. Wow!(Der/Ak)

Peternak Puyuh Kesulitan dengan Pakan dan Sangkar, Unitri Beri Solusi!

Solusi untuk peternak puyuh. (istimewa)

MALANGVOICE – Usaha ternak puyuh dapat dikembangkan sebagai usaha mikro dengan pemanfaatan tempat yang tidak luas dan pemanfaatan modal awal yang relatif kecil. Sayangnya, peternak puyuh biasanya kesulitan karena harga pakan yang mahal dan harga telur rendah.

Untuk itu Universitas Tribhuana Tungga Dewi (Unitri) Malang memberi solusi berupa mesin pembuat palet dengan komposisi campuran bahan pakan yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi burung puyuh. Dan juga desain sangkar yang pas dan tahan lama untuk kebutuhan peternak

“Kalau bikin pakan sendiri, produksi telurnya rendah kalau pakai pakanbuatan pabrik, mereka merugi sekitar 3 bulan. Lalu umur omlakai sangkar burung puyuh juga sikat cuma 3-4 tahun saja. Mereka harus buat sangkar baru lagi setelahnya. Biaya lagi,” papar penggagas ide, Riyanto Joko dan Eka Fita Sari.

Alat pembuat pakan puyuh. (istimewa)

Bentuk pakan butiran ini merupakan bentuk pakan yang disukai oleh burung puyuh. Dengan bentuk yang disukai oleh burung puyuh akan berdampak sisa pakan yang dikonsumsi burung puyuh relatif sedikit. Konsumsi pakan yang tercukupi ini diharapkan berdampak pada produksi telur yang prosentasenya tinggi dan stabil.

Sangkar burung puyuh juga didesain agar lanen telur diambil dari dalam sangkar diantara kerumunan burung puyuh. Pengambilan ini menyebabkan tangan peternak selalu masuk kedalam sangkar dan bersinggungan dengan puyuh. Karena setiap hari bersinggungan dengan tangan menyebabkan puyuh tidak terlalu sensitif dan tidak mudah stres, sehingga produksi telur relatif lebih stabil.

“Harapannya solusi ini bisa mempermudah peternak meraih untung banyak dengan biaya perawatan dan pakan yang lebih ekonomis,” tutup Joko.(Der/Yei)

Gahar! Hardcore iCafe Sediakan Fasilitas Standar Internasional Bagi Gamers

Puluhan komputer dengan spesifikasi prima disiapkan. (Anja)
Puluhan komputer dengan spesifikasi prima disiapkan. (Anja)

MALANGVOICE Hardcore iCafe baru saja diresmikan sebagai sebagai GeForce-Certified Platinum iCafe. Hardcore iCfe yang dulunya hanyalah warnet sederhana dengan beberapa komputer dan fasilitas tidak berstandar itu kini berubah total dengan fasilitas gaming terbaik dan terstandar untuk e-sports (olahraga digital) level dunia.

Hardcore iCafe mempersenjatai diri dengan NVlDlA GeForce GTX GPU, siap menyuguhkan pengalaman gaming terunggul kepada para gamers yang akan mengasah kemampuan di tempat tersebut.

Selain itu, dukungan teknologi terdepan NVIDlA serta standardisasi yang tinggi yang dihadirkan Hardcore iCafe diharapkan dapat mengoptimalkan kontribusinya sebagai salah satu fasilitas yang siap digunakan untuk mendukung pembinaan e-sports Indonesia, khususnya mencetak atlet-atlet gaming maupun para analis serta komentator andal yang bisa memiliki prestasi membanggakan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, pemilik Hardcore iCafe, Stevanus, mengaku sangat bangga Hardcore menjadi GeForce-Certified iCafe Platinum pertama di Indonesia dan sekaligus berkesempatan untuk menjadi salah satu fasilitas e-Sports berstandar internasional di lndonesia.

“Dukungan teknologi terdepan dan standardisasi internasional menjadikan kami memiliki kesempatan yang semakin besar dalam turut mengoptimalkan pembinaan prestasi generasi digital Indonesia. Khususnya yang berada di Malang dan sekitarnya, dalam mengembangkan diri menjadi insan berprestasi yang mampu mengharumkan nama sekolah, daerah, maupun Indonesia melalui e-Sports,” kata dia.

Baca Juga: Asyik! Dukung E-Sports, NVDIA Buka iCafe di Kota Malang

Bukan berarti sebagai tempat gaming, iCafe akan bebas dan tempat santai tanpa peraturan, justru Hardcore iCafe akan menerapkan aturan yang ketat dan berorientasi pada pembinaan guna mampu menciptakan potensi-potensi di dunia e-sports Malang dan sekitarnya agar ke depannya dapat berkontribusi terhadap perkembangan e-sport tanah air.

Untuk mendukung komitmen tersebut, Stevanus telah melengkapi iCafenya dengan fasilitas yang dapat dimanfaatkan peminat e-Sports dalam mengoptimalkan bakat serta kemampuannya, seperti fasilitas Battle Arena, Broadcast Studio. Bootcamp, dan premium gaming mom. Khusus untuk fasilitas Virtual Reality Roam akan siap dihadirkan di Bulan Februari mendatang.

Melalui suguhan teknologi dan fasilitas yang lengkap dan canggih, iCafe yang berlokasi di Jalan Dieng No 27 D-F, Bareng, Kota Malang, ini juga memungkinkan pemuda mengasah bakat dan kemampuan sebagai pemandu atau komentator jalannya pertandingan yang juga dituntut piawai dalam menganalisa dalam bahasa yang cerdas dan segar, meningkatkan kemampuan sebagai Youtuber, atau sebagai games programmer yang mampu bersaing di tingkat internasional.(Der/Aka)

Kangen Masa Kecil, Ayo Main Tamagotchi Lagi

Tamagotchi (Istimewa)

MALANGVOICE – Mereka yang menghabiskan masa kecil di era-90 an pasti ingat dengan mainan ini. Mainan kecil mirip gantungan kunci namun memiliki layar dan berisi permainan binatang peliharaan virtual ini dikenal dengan tamagotchi.

Kini bagi Anda yang kangen dengan mainan itu tak perlu khawatir, karena perusahaan Bandai America dikabarkan akan memproduksi dan memasarkan kembali Tamagotchi secara global. Rencananya produk ini dibuat cukup terbatas dan dibanderol Rp 210 ribu. Alamak, lebih mahal dari harganya dulu.

“Sekarang sedang ada tren besar dengan nostalgia dekade 90-an, jadi (Tamagotchi) sejalan dengan apa kami lihat sedang terjadi di pop culture,” ujar Liz Grampp, VP Marketing and Brand Management Bandai America, dikutip dari halaman Verge, Rabu (11/10).

Produk Tamagotchi yang lahir kembali ini berbentuk lebih kecil dibanding dulu, tapi rupa fisiknya yang serupa telur, berikut layar LCD monokrom untuk menampilkan sosok binatang peliharaan virtual, tetap dipertahankan. Tentu saja rencana Bandai America ini membuat pecinta mainan retro ini tersenyum sumringah.(Der/Ak)

Bagaimana, sudah tak sabar ingin memiliki peliharaan virtual?

Lewat SIG, Tata Kelola Pemerintahan Bisa Lebih Mudah?

Contoh pemanfaatan GIS untuk deteksi bencana alam. (istimewa)

MALANGVOICE – Pemanfaatan Teknologi Informasi (IT) di bidang tata kelola pemerintahan mulai berkembang pesat. Salah satu penerapan cabang IT adalah Geographic Information System (GIS) atau Sistem Informasi Grafis (SIG).

Peneliti Badan Informasi Geospasial (BIG), Prof Dr Ing Fahmi Amhar mengatakan, GIS adalah sistem informasi khusus yang mengelola data bereferensi keruangan (spasial) atau geografis. Teknologi GIS dapat digunakan untuk investigasi ilmiah, pengelolaan sumber daya, perencanaan pembangunan, kartografi dan perencanaan rute.

“Bentuk pemanfaatan GIS bisa dilihat dari program Layanan Siaga 112, sebagai antisipasi bencana banjir, pohon tumbang, dan kebakaran di Surabaya,” papar Fahmi saat ditemui di Universitas Brawijaya (UB), Rabu (22/11).

Dengan layanan itu, lanjut Fahmi, masyarakat Surabaya dapat melakukan aduan langsung kepada pemerintah jika terjadi bencana di lingkungan sekitarnya. Masyarakat cukup melakukan pelaporan ke command center Surabaya pada call center bebas biaya 112. Command center akan meneruskan informasi ke posko bencana terdekat. Posko bencana inilah yang kemudian akan menyampaikan informasi ke petugas Satuan Pelaksana Penanganan Bencana (Satlak PB) terkait.

Setiap posko bencana terhubung dengan beberapa unit seperti dinas perhubungan untuk memberi layanan mobil derek, PMI dan Dinas Kesehatan untuk kebutuhan ambulans atau alat medis, kepolisian untuk kebutuhan mobil atau motor patrol dan pemadam kebakaran untuk kebutuhan jika terjadi bencana kebakaran. Teknologi GIS dimanfaatkan untuk menunjukkan lokasi bencana dan rute terdekat kepada unit penanganan bencana yang bertugas.

Command center selain menerima aduan darurat juga bertugas memantau kondisi kota Surabaya termasuk memantau ketinggian air sungai melalui kamera CCTV yang tampilan visualnya dapat dimonitoring melalui monitor besar di kantor command center dan kantor wali kota.

Kedua adalah program pengurusan Keterangan Rencana Kota (KRK) online yang dikembangkan pemerintah Kota Semarang.

“Dalam program ini teknologi GIS dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan pemberian perizinan pembangunan di Kota Semarang. Teknologi GIS digunakan untuk melakukan analisa kondisi geografis pada lokasi yang diajukan perijinan pembangunannya,” paparnya,

Penerapan GIS dapat meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan antara lain dalam hal meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan tata kelola pemerintahan, memudahkan penegakan hukum terkait tata ruang dan meningkatkan respon atau kesiagaan pemerintah.(Der/Yei)

Mbois! Belajar Bahasa Isyarat Lebih Mudah dengan Aplikasi Difodeaf

DEFODEAF permudah tuna rungu berkomunikasi. (Istimewa)
DEFODEAF permudah tuna rungu berkomunikasi. (Istimewa)

MALANGVOICE – Tiga mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya (Filkom UB) Program Studi Teknik Informatika (Prodi TIF) angkatan 2016 membuat aplikasi penerjemah bahasa verbal menjadi bahasa isyarat yaitu Difodeaf (Dictionary for Deaf).

Mereka adalah Anjas pramono, Jauhar Bariq Rachmadi dan Avisenna Abdillah Alwi. Dijelaskan Anjas, Difodeaf adalah aplikasi ponsel berbasis Android yang dapat membantu berkomunikasi antara orang normal dan penderita tuna rungu.

Caranya, aplikasi ini akan membantu pengguna untuk mempelajari bahasa isyarat. Difodeaf dilengkapi fitur yang dapat mengubah kata dari bahasa Inggris atau bahasa Indonesia menjadi gambar ilustrasi dalam bahasa isyarat.

“Lebih tepatnya gambar yang ditampilkan dalam bentuk file .gif. Jadi untuk bahasa isyarat yang perlu ada gerakan tangan bisa dipahami. Aplikasi kami ini tidak hanya menerjemahkan kata saja, tapi juga bisa untuk kalimat,” jelas Anjas.

Dasar yang digunakan dalam penerjemahan pada aplikasi Difodeaf adalah American Sign Language (ASL). Sehingga bahasa isyarat dalam Difodeaf dapat digunakan untuk skala internasional, tidak terbatas untuk lokal atau nasional saja. Rencananya aplikasi ini akan terus dikembangkan dengan melakukan penambahan perbendaharaan kata. Selain itu aplikasi ini kedepannya direncanakan untuk bisa diunduh secara gratis di Google Play Store.

“Harapannya dengan adanya Difodeaf, keterbatasan komunikasi antara penyandang tuna rungu dan wicara dengan masyarakat umum dapat diselesaikan. Selain itu semoga bisa menggugah masyarakat umum juga supaya bisa lebih aware dengan keberadaan difable disekitarnya,” tambah Anjas.

Aplikasi Difodeaf ini juga telah membawa Anjas beserta tim meraih penghargaan dalam ajang kompetisi internasional. Penghargaan berupa silver medal berhasil di dapat dalam ajang kompetisi interansional Crown International Invention, Innovation and Articulation (I-IDEA 2018 CROWN) yang diselenggarakan di Universiti Teknologi MARA, Malaysia (26/4/2018).(Der/Aka)

Mbois, Inovasi Cicilan ini Ramah untuk Kantong Mahasiswa

Farah Shabrina (berhijab) salah satu Student Ambassador di Universitas Negeri Malang saat bertransaksi melalui cicil.co.id. (istimewa)

MALANGVOICE – Bagi anda mahasiswa yang doyan belanja tapi belum mapan soal finansial, cicil.co.id jadi kabar membahagian. Sebuah financial technology platform terbaru ini memungkinkan mahasiswa untuk berbelanja online dengan cicilan ringan perbulannya.

”Kami berharap solusi kami dapat membantu teman-teman mahasiswa karena saat ini opsi pembayaran cicilan bagi mahasiswa sangatlah terbatas,” kata Founder cicil.co.id, Mr. Edward Widjonarko.

Edward menambahkan, bahwa inovasi ini terinspirasi dari pengalaman pribadi. Yakni saat masih mahasiswa, diakui betapa frustrasinya tidak dapat membeli barang impian atau kebutuhan kuliah karena besarnya harga yang harus dibayar untuk uang muka.

”Dengan layanan khusus mahasiswa ini, mahasiswa tidak perlu lagi menunggu berbulan-bulan untuk membeli barang impian,” ujarnya.

Caranya sangat sederhana. Mahasiswa dapat memilih produk dari berbagai e-commerce terpercaya dengan cara copy link produk lalu paste ke cicil.co.id. Persyaratannya pun cukup mudah. Pemohon merupakan mahasiswa aktif, daftarkan dahulu profil, paste link barang yang diinginkan dari salah satu e-commerce, kemudian atur simulasi cicilan.

”Lalu kami akan memverifikasi data maximal 3 hari kerja. setelah profil disetujui, pemohon hanya perlu melakukan verifikasi langsung dan penandatanganan persetujuan cicil bersama Student Ambassador kami. Setelahnya, dapat melakukan transaksi dengan menggunakan fasilitas cicil sesuai dengan batas transaksi yang diberikan,” urainya.

Lalu, bagaimana jika misalnya lupa untuk membayar cicilan? Nah, pemohon tidak perlu khawatir. Pihaknya akan mengirimkan email pengingat beberapa hari sebelumnya.

”Sehingga pemohon tidak lupa untuk membayar kewajiban cicilan,” tukasnya.

Yuppie Witanto Kepala Marketing cicil.co.id menambahkan, inovasi ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiwa yang ingin belajar tentang start-up. Pihaknya akan melatih kemampuan dan menambah pengalaman marketing melalui program Student Ambassador.

”Student Ambassador akan menjadi duta promosi serta public relations cicil.co.id di wilayah kampusnya masing-masing,” jelasnya.

Farah Shabrina salah satu Student Ambassador di Universitas Negeri Malang mengatakan, cicil.co.id memang bermanfaat sekali. Dia kini terbiasa bersosialisasi dengan banyak orang asing, serta cepat mendapat teman banyak.

”Cicil.co.id memberi pengalaman kerja yang sangat efektif, saya merasa dihargai di posisi ini,” pungkasnya.(Coi/Aka)

Ekstrak Kulit Buah Naga Bisa Menjadi Obat Pendamping Penderita Kanker

Ekstrak kulit buah naga bisa jadi obat pendamping. (Red Velvet Confections)
Ekstrak kulit buah naga bisa jadi obat pendamping. (Red Velvet Confections)

MALANGVOICE – Buah naga memiliki kandungan antioksidan tinggi, karena buah naga juga mengandung vitamin C dengan kadar yang cukup tinggi. Dari hasil penelitian terbukti bahwa kulih buah naga merah mengandung senyawa antioksidan lebih baik bila dibandingkan dengan daging buahnya.

Pakar Biomedik dari Universitas Brawijaya, Imam Prabowo, menjelaskan, antioksidan diperlukan bagi tubuh manusia karena merupakan perlindungan terhadap sel dalam melawan radikal bebas.

Imam Prabowo, Pakar Biomedik. (istimewa)
Imam Prabowo, Pakar Biomedik. (istimewa)

“Merupakan penghambat proses oksidasi walaupun dalam konsentrasi yang relatif sedikit. Akibat yang ditimbulkan oleh oksidan bila tidak dihambat oleh antioksidan adalah kerusakan DNA yang dapat menyebabkan terjadinya mutasi dan memungkinkan terjadinya kanker,” paparnya.

Dia menambahkan, selama ini, pada pemberian Cisplatin (CIS) sebagai salah satu elemen kemoterapi dalam pengobatan Karsinoma Nasofaring (KNF) (salah satu jenis kanker), berdampak pada kerusakan sel kanker dan sel sehat.

Namun, pada pemberian ekstrak kasar kulit buah naga merah dan cisplatin, bisa mencegah terjadinya translokasi p21 ke sitoplasma dan menurunkan derajat toksisitas radikal bebas serta akan makin memperjelas peran p21 pada sel kanker nasofaring tidak berdeferensiasi yang disebabkan oleh virus Epstein-Barr.

Dari hasil uji formulasi dan uji klinis yang dilakukannya, ternyata dosis senyawa ekstrak kasar kulit buah naga dapat menjadi pilihan obat pendamping.

“Ekstrak kulit buah naga bisa dijadikan sebagai kemopreventive pada penderita kanker yang menjalani kemoterapi dengan Cisplatin (CIS), walaupun harus dilakukan penelitian lebih lanjut untuk dosis dan keamanan obat,” pungkasnya.(Hmz/Aka)