Nanda: Bisnis Tak Harus Tinggalkan Rumah

Anggota Komisi B DPRD Kota Malang, Ya'qud Ananda Gudban, turut menjadi pembicara dalam bincang Kompas. (ist)
Anggota Komisi B DPRD Kota Malang, Ya'qud Ananda Gudban, turut menjadi pembicara dalam bincang Kompas. (ist)

MALANGVOICE – Anggota Komisi B DPRD Kota Malang, Ya’qud Ananda Gudban, turut menjadi pembicara dalam bincang Kompas, Sabtu (29/4), di Kantor Kompas, Jalan Raya Gubeng, Surabaya. Dalam kesempatan ini, perbincangan mengambil tema perempuan dan bisnis.

Selain dia, beberapa pembicara lain hadir, antara lain Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, dan ekonom Universitas Airlangga, Wasiaturrahma. Nanda, sapaan akrabnya, menilai, berdaya secara ekonomi lewat UMKM adalah salah satu pola berbisnis yang perlu dibangun.

“Apalagi saat ini masuk era bisnis yang bisa dilakukan tanpa meninggalkan rumah,” ungkap politisi Partai Hanura itu.

Kesempatan itu, lanjut Nanda, harus ditangkap para perempuan Indonesia. Maka, perempuan sebagai pilar kedua ekonomi keluarga bisa berperan maksimal.

“Kalau berdaya, kami berharap bisa juga memberdayakan sekitar,” imbuh perempuan berparas cantik itu.

Hal senada diungkapkan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. “Sejauh ini kami juga sangat aktif mendatangi ibu-ibu untuk aktif berwirausaha,” kata Risma.

BNN Kota Malang

Sektor Industri dan Perdagangan Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Kota Malang

Malang City Expo 2017 resmi dibuka. (Bagian Humas Pemkot Malang)
Malang City Expo 2017 resmi dibuka. (Bagian Humas Pemkot Malang)

MALANGVOICE – Wali Kota, HM Anton, menyebut pertumbuhan ekonomi Kota Malang mencapai 5,61 persen. Data ini disampaikan saat pembukaan Malang City Expo 2017, Kamis (27/4), di halaman luar Stadion Gajayana.

Capaian itu, lanjut Anton, berarti di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang berkisar 5,5 persen. Suami Hj Dewi Farida Suryani melihat hal tersebut sebagai raihan positif.

Kondisi ini menunjukkan, Kota Malang mampu memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi pada skala regional jawa timur maupun skala nasional.

“Pertumbuhan ekonomi Kota Malang yang cukup tinggi sebagian besar disumbang sektor industri dan perdagangan,” ujarnya.

BNN Kota Malang

Kampung Tematik Buka Peluang Pemasaran Produk UMKM

Malang City Expo 2017 resmi dibuka. (Bagian Humas Pemkot Malang)
Malang City Expo 2017 resmi dibuka. (Bagian Humas Pemkot Malang)

MALANGVOICE – Banyaknya kampung tematik di Kota Malang mendapat perhatian Menteri Koperasi dan UKM RI, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. Hal ini disampaikan di kawasan luar Stadion Gajayana, Kamis (27/4), saat membuka Malang City Expo 2017.

Pada ajang yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan peringatan HUT ke 103 tahun Kota Malang ini, dia menilai positif terkait keberadaan kampung tematik. Menurutnya, kampung tematik membuka peluang pemasaran produk UMKM.

Puspayoga juga memberikan gambaran, keberadaan koperasi dan UKM juga penting diperhatikan agar terjadi pemerataan kesejahteraan kepada masyarakat. Pembiayaan terhadap koperasi dan UKM, lanjutnya, harus dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

“Sehingga terjadi pemerataan di seluruh lapisan masyarakat seperti yang telah diharapkan oleh Presiden RI Joko Widodo,” tegasnya lagi.

BNN Kota Malang