Spanduk Suporter Hanya Bisa Masuk Lewat Dua Pintu

Ketua Panpel Arema, Abdul Haris. (Muhammad Choirul/MalangVoice)

MALANGVOICE – Panpel Arema memperketat penjagaan penonton saat memasuki stadion pada laga Arema kontra Bali United Pusam (BUP), di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (19/9) malam nanti.

Ketua Panpel Arema, Abdul Haris, tak ingin kecolongan ada flare masuk dan dinyalakan ketika pertandingan berlangsung. Untuk mengantisipasi itu, sejumlah cara dipakai.

Dari evaluasi selama ini, flare biasanya diselundupkan melalui spanduk atau bendera. Untuk itu, pada laga malam nanti, spanduk dan bendera hanya boleh dimasukkan melalui dua pintu.

“Flare dan kembang api akan kami sweeping. Teman-teman yang bawa spanduk hanya bisa lewat pintu 4 dan pintu 12,” ungkapnya.

Kepala UPTD Stadion Kanjuruhan itu menambahkan, dengan begitu pihak keamanan mudah melakukan pemeriksaan, termasuk konten yang ada pada spanduk juga diperiksa. “Tidak boleh ada tulisan rasis,” ujarnya.

Selain itu, Panpel juga mengantisipasi penyelundupan flare melalui penonton wanita. “Biasanya flare dilewatkan cewek, ini juga kami antisipasi. Nanti ada polwan (polisi wanita) yang akan menggeledah,” tandasnya.

Sengit, DKB Kalahkan Prespen ’96

Para pemain kedua kesebelasan saling berebut mengendalikan bola. (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE – Pertandingan sengit tersaji dalam lanjutan Divisi II Kompetisi Internal Asosiasi PSSI Kota Malang antara PS DKB Kalipare kontra PS Prespen’96, di Lapangan Cengger Ayam, Jumat (18/9).

Saling jual beli serangan sudah terjadi sejak babak pertama dimulai. Namun, gol baru tercipta menit 41. DKB unggul lebih awal setelah Abidin Nur Cahyo menceploskan bola ke gawang Prespen’96. Skor berubah menjadi 1-0 dan bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, laga masih berlangsung sengit. Gol tambahan bagi DKB tercipta di menit 87 melalui kaki Saleh Kuniga, sekaligus merubah kedudukan menjadi 2-0.

Dua menit berselang, Prespen’96 memperkecil ketinggalan melalui gol Tri Guntoro. Satu angka itu membuat kedudukan berubah menjadi 2-1 dan bertahan sampai laga berakhir.

Pelatih DKB, Abdul Rohim, bersyukur atas kemenangan ini. Namun, masih ada sejumlah kekurangan yang perlu diperbaiki untuk laga berikutnya.

“Meski menang perdana, tapi performa pemain menurun. Kendalanya, para pemain rata-rata cadangan, pemain inti banyak berhalangan,” ungkapnya.

Kone Kantongi Kekuatan BUP

Pemain asing Arema, Lancine Kone. (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE – Punggawa Arema asal Pantai Gading, Lancine Kone mengaku mengetahui kekuatan beberapa pemain Bali United Pusam (BUP). Hal itu membuatnya lebih mudah saat bertanding pada babak 8 besar Piala Presiden 2015 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (19/9) besok.

Mantan pemain Sriwijaya FC itu pernah satu tim dengan Bayu Gatra, Lerby Eliandry, Loudry M Setiawan dan Wahyu Kristanto, saat berkostum Persisam Putra Samarinda.

“Saya sudah pernah bermain bersama mereka saat di Samarinda, sedikit banyak saya sudah tahu permainan mereka,” tutur Kone.

Ia menambahkan, secara pribadi dirinya sudah siap tampil total untuk mempersembahkan kemenangan bagi Singo Edan. “Kami sudah siap, hari-hari ini kita memantapkan fisik dan taktik. Persiapan sudah bagus dan tinggal main,” pungkasnya.-

BUP Anggap Semua Pemain Arema Tangguh

Pelatih Bali United Pusam, Indra Sjafri. (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE – Pelatih Bali United Pusam (BUP), Indra Sjafrie menganggap semua pemain Arema merupakan pemain tangguh.

Menurutnya, dalam laga babak 8 besar Piala Presiden 2015 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (19/9) besok, semua pemain Singo Edan patut diwaspadai.

“Kami tidak melihat satu per satu pemain, semua pemain hebat dan patut diwaspadai. Sepak bola itu permainan tim, jadi kami tidak melihat individu per individu,” ungkap mantan pelatih Timnas U-19 itu.

Ia menambahkan, persiapan BUP menghadapi Arema tidak ada yang spesial. Dikatakannya, semua tim yang dihadapi adalah tim hebat yang harus diladeni secara maksimal.

“Kalau ditanya soal kekuatan tim lain lebih spesifik saya tidak mau. Saya tidak akan mengomentari tim orang lain. Marah nanti orang kalau saya mengomentari tim orang lain. Tapi kalau tim saya sendiri, persiapan normal-normal saja seperti biasa. Tidak ada yang spesifik,” tandasnya.

Tanpa Bobby Satria, BUP Tak Risau

Asisten pelatih BUP, Eko Purjianto (kiri) bersama pelatih Arema, Joko Susilo dan Ferry Aman Saragih saat jumpa pers. (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE – Pertandingan antara Arema Cronus versus Bali United Pusam (BUP) pada babak 8 besar Piala Presiden 2015 di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (19/9) besok, dipastikan digelar tanpa keikutsertaan kapten utama kedua kesebelasan.

Kapten Singo Edan, Ahmad Bustomi harus absen karena menjalankan ibadah haji di Arab Saudi. Di lain pihak, BUP harus kehilangan kapten utama mereka, Bobby Satria.

Mantan pemain Persebaya Surabaya itu tidak bisa tampil lantaran terkena hukuman akumulasi kartu. “Tidak masalah tanpa Bobby, ada Syaiful Anwar atau pemain lain yang bisa menggantikan di lini belakang,” kata pelatih BUP, Indra Sjafri.

Hal senada diungkapkan asisten pelatih BUP, Eko Purjianto. Menurutnya, lini belakang BUP masih kokoh dengan barisan para pemain muda.

Tim pelatih juga sudah menyiapkan kapten pengganti dalam laga besok. “Kami tetap siap. Untuk kapten, ada beberapa kandidat, di antaranya Bayu Gatra dan Fadil Susu,” ungkapnya saat jumpa pers di Kantor Arema, Jalan Kertanegara No 7 Kota Malang, Jumat (18/9) sore ini.-

Cetak Tiket Maksimal, Suporter Tamu Diberi Kuota 5000

Ketua Panpel Arema, Abdul Haris. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Panpel Arema mencetak tiket maksimal sebanyak 40.000 lembar, untuk laga 8 Besar Piala Presiden 2015 antara Arema Cronus kontra Bali United Pusam (BUP), Sabtu (19/9) besok, di Stadion Kanjuruhan.

“Rincinya, 35.000 tiket ekonomi, sisanya VIP dan VVIP, masing-masing 2.500 lembar,” kata Ketua Panpel Arema, Abdul Haris.

Dari total 40.000 lembar, Panpel memberi kuota 5.000 lembar tiket untuk suporter tamu. Haris mengaku telah berkoordinasi dengan pendukung BUP yang berencana hadir langsung di Stadion Kanjuruhan.

“Koordinasi dengan Panpel Bali, mereka bilang kurang lebih 2.000 suporter BUP datang ke sini, tapi nanti malam konfirmasi lagi berapa kepastian yang datang. Yang jelas kami siapkan 5.000 tiket,” ujarnya.

Nantinya, pendukung BUP ditempatkan di tribun sektor 14. Sementara itu, terkait keamanan Haris mengerahkan 500 personel, terdiri dari TNI/Polri.

“Sementara kami pakai keamanan standar, tapi tentu dilihat kondisinya di lapangan. Kami ada keamanan on call yang siap diminta tambahan personel sewaktu-waktu,” pungkasnya.-

Bayu Gatra: Kami Akan Beri Kejutan

Pemain Bali United Pusam (BUP) Bayu Gatra Sanggiawan (jersey putih), saat berlatih di Stadion Kanjuruhan. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Pemain bintang Bali United Pusam (BUP), Bayu Gatra Sanggiawan, berjanji tim yang dibelanya akan memberi kejutan untuk Arema Cronus dalam babak 8 besar Piala Presiden 2015 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (19/9) besok.

Ia mengaku sudah lama menantikan bertanding melawan Singo Edan. Di tubuh Arema, ada pemain tangguh yang pernah satu tim dengannya, yakni Lancine Kone.

“Kembali bertemu Arema, mudah-mudahan kami akan memberi mereka kejutan,” kata pemain Timnas U-23 dan Timnas senior itu.

Kendati demikian, menghadapi tim kebanggaan Aremania bukanlah pertandingan mudah. Ia menyadari, tim asuhan Joko Susilo tak akan membiarkan BUP merebut poin begitu saja.

“Kami harus berjuang keras dan harus waspada, karena Arema tim tangguh,” tegasnya.-

Boyong 20 Pemain, BUP Sajikan Permainan Menghibur

Skuad Bali United Pusam (BUP) menggelar uji lapangan di Stadion Kanjuruhan, Jumat (18/9) pagi. (Muhammad Choirul / MalangVoice)

MALANGVOICE – Pelatih Bali United Pusam (BUP), Indra Sjafrie memboyong 20 pemain ke Malang untuk menghadapi Arema Cronus, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (19/9) besok.

Tim yang bermarkas di Stadion Kapten Dipta, Gianyar, Bali itu siap menghadapi Singo Edan dalam babak 8 besar Piala Presiden 2015. “Dalam setiap pertandingan, kami selalu berusaha menyajikan permainan menghibur,” kata Indra.

Mantan pelatih Timnas U-19 itu berjanji, BUP bakal berusaha keras memenangkan pertandingan. Tanpa diperkuat pemain asing, Indra tak pernah meragukan permainan anak asuhnya.

Dia percaya pada semangat juang pemain lokal yang didominasi anak-anak muda itu. “Kami punya cara bermain sendiri. Kami selalu terapkan itu. Saya tidak terpengaruh siapa lawannya, saya fokus tim kami sendiri,” tandasnya.

Eddy Gunawan Prediksi Arema Unggul 2-1

Pemain Persela, Eddy Gunawan, saat menyaksikan latihan Bali United Pusam di Stadion Kanjuruhan. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Pemain Persela Lamongan, Eddy Gunawan menyampaikan prediksinya terkait laga babak 8 besar Piala Presiden 2015 antara Arema Cronus kontra Bali United Pusam (BUP) di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (19/9) besok.

Mantan pemain Persebaya 1927 itu menyebut, Arema akan menaklukkan BUP dengan skor 2-1. Prediksi Arema menang 2-1. “Pertandingan pasti sengit, jadi Arema sulit menang besar,” ungkapnya, di sela menyaksikan latihan BUP di Stadion Kanjuruhan, pagi ini.

Menurutnya, kedua tim bakal memperagakan jual beli serangan dan sama-sama bermain terbuka. Mengandalkan materi pemain muda, BUP diprediksi bermain penuh semangat untuk merebut poin dari Arema.

“Kalau di Arema, pengalaman saya main di babak penyisihan kemarin, Lancine Kone sangat menonjol. Di BUP, kalau Arema bisa ‘matikan’ Bayu Gatra bisa jadi aman gawang mereka,” tandasnya.

Eddy Gunawan sendiri sengaja menyaksikan latihan BUP untuk menemui teman lamanya, Sultan Samma dan Fadil Sausu. Dua pemain BUP itu pernah satu tim dengan Eddy saat membela tim PON Kaltim beberapa tahun silam.

Dalam kesempatan itu, Eddy mengajak anak kandungnya, Nayaka Zahira Gunawan. Untuk sementara waktu, Eddy menetap di Malang selama Persela libur, di kediaman istrinya, Ari Clarawati yang notabene warga Kepanjen, Kabupaten Malang.

Temukan Kerangka Tim, Gethuk Siapkan Beberapa Plan

Para pemain Arema Cronus saat berlatih di Stadion Gajayana. (Muhammad Choirul)

MALANGVOICE – Pelatih Arema Cronus, Joko Susilo mengaku telah menemukan kerangka tim yang diturunkan saat menghadapi Bali United Pusam (BUP) pada babak 8 besar Piala Presiden 2015, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (19/9) besok.

“Kerangka tim sudah saya temukan, saya sudah punya bayangan siapa yang turun,” ungkap Gethuk, sapaan akrabnya.

Kendati demikian, pelatih asal Cepu itu belum mengumumkan nama-nama itu kepada para pemain. Sebab, ia ingin anak asuhnya tetap bersaing untuk menunjukkan yang terbaik dalam latihan terakhir Jumat (18/9) pagi ini, di Stadion Gajayana, sebelum laga esok hari.

“Jangan sampai pemain merasa ini yang main, yang lain tidak, lalu tidak semangat latihan. Kami sudah siapkan plan A dan plan B. Tapi pastinya tetap saya lihat H-1 (hari ini),” tandasnya.

Dalam latihan hari ini dan kemarin, Gethuk menurunkan tensi latihan. Menurutnya, perlu membuat kondisi pemain kembali prima agar benar-benar maksimal saat pertandingan.

“Beban latihan tidak terlalu berat, saya takut kalau pertandingan malah capek. Karena sudah jelang pertandingan, kalau tidak ketemu ritmenya malah susah,” pungkas mantan bintang Arema di era Galatama itu.

Komunitas